hydddtg
4 stories
The Pilot's Wife [END] by Wulhand
Wulhand
  • WpView
    Reads 15,017,924
  • WpVote
    Votes 563,095
  • WpPart
    Parts 55
"Pernikahan ini terjadi karena aku hamil." -Bella Elyana ** Bella Elyana, gadis belia yang masih duduk di bangku SMA dan merupakan anak tunggal dari seorang pengusaha ternama. Karier papanya begitu sukses, namun hal tersebut justru membuat Bella menjadi begitu bebas hingga ia salah pergaulan. Papanya mempercayakan Bella kepada Alan Anggara, anak dari rekan bisnisnya. Alan yang berprofesi sebagai pilot ditugaskan untuk menjaga Bella. Namun, hal itu membuat Bella membencinya, karena semakin hari Alan terus mengaturnya dan Bella merasa ini sudah berlebihan. Hingga suatu hari, Insiden buruk pun menimpa Bella dan membuat Alam tidak memiliki pilihan lain, yaitu menikahinya. Kisah ini begitu konyol, tetapi mungkin memang seperti ini lah jalan takdirnya. Lalu bagaimana kelanjutan kisah Bella dan Alan? Penasaran?langsung dibaca aja yuk.. enjoy ya!(: #2 In TeenFiction (210420) #1 In Romance (240520) #10 In Fiksi Remaja (081219) #3 In Remaja (270720)
DEVANO [TERBIT] by Flowersbyy
Flowersbyy
  • WpView
    Reads 22,581,575
  • WpVote
    Votes 223,206
  • WpPart
    Parts 15
[JANGAN DIBACA KALAU GA MAU NYESEL. CERITA TIDAK LENGKAP.] Devano adalah cowok playboy kalangan atas yang mampu menaklukan kaum hawa hanya dengan sekali senyum. Namun, namun pertemuanya dengan gadis mungil nan kekanakan yang bernama Viona Clarisa, membuat arah pandang hidupnya berubah. Seketika, Devan merasakan apa yang tak ia rasakan pada gadis lain. Yaitu debaran jantung yang tidak biasa. [Sudah Terbit] Start : 2019 # 4 fiksi remaja 06. 11. 2019 # 1 remaja 9. 11. 2019 # 2 baper 17 November 2019 # 1 baper 19 November 2019
Fated! [#DMS 2] by Anindana
Anindana
  • WpView
    Reads 4,553,469
  • WpVote
    Votes 219,707
  • WpPart
    Parts 44
(TELAH DI BUKUKAN. BISA DI TEMUKAN DI TOKO BUKU KESAYANGAN KALIAN 😊) Sequel Dirty Marriage - Anindana Orang bilang, Pertemuan PERTAMA adalah kebetulan, Pertemuan KEDUA adalah kepastian, dan pertemuan KETIGA adalah TAKDIR. "Aku hanya bisa bertanya kapan perasaan cinta untukku itu akan muncul di hati Laki-laki es itu." - Rebecca Lee "Dia hanyalah seorang teman. Wajar saja untuk bertemu bahkan hingga seribu kali, bukan? Dan bagiku, itu bukanlah takdir seperti yang dikatakan orang-orang." - Alvero Theodore Bramantyo
The Enemy in My Bed - #hackerseries 2.0 [✅] 🔚 by iofetele
iofetele
  • WpView
    Reads 845,398
  • WpVote
    Votes 19,418
  • WpPart
    Parts 60
Sebagian besar part diunplublis untuk kepentingan penerbitan ________________ This is a SEQUEL of "Are You a Criminl?" ACTION - ROMANCE (ekstrim) _________________ "John." "John." "Bantu aku mengangkatnya." Sayub-sayub aku mendengar kalimat itu. Suara lembut, juga, ya, sexy, dan aku baru pertama kali mendengar suara yang begitu memikat itu. Sepertinya dia cantik, mungkin sangat cantik. "Cepatlah, aku tidak dapat menahan tubuhnya lagi." Kini, nada suara yang begitu khawatir, sangat khawatir kembali terdengar. Oh God, siapa yang begitu mengkhawatirkanku selain keluargaku? Siappun dia, aku yakin dia dewi penolongku malam ini. Sekali, dua kali aku merasakan dadaku ditekan. Entah berapa kali hingga cairan bening keluar dari mulutku. Perlahan oxygen kembali memasuki hidungku hingga ke paru-paruku. Belum ada apapun atau siapapun yang aku lihat, mataku masih terpejam dengan sempurna, namun aku yakin pendengaranku bekerja dengan baik sekarang. Dan suara lembut juga sexy yang beberapa kali aku dengar adalah nyata. "C'mond c'mond c'mond. Bernapaslah." Kini, tangan lembut itu menepuk-nepuk pipiku, sesekali menekan rahangku. Sekali, dua kali mataku mulai mengerjab-ngerjab hingga terbuka dengan sempurna. Bloody h*ll, she's so beautiful. "Thank God," ucap gadis itu dengan senyum. Bukan hanya suara, bibir yang bergerak pelan, tepat di depanku itu, juga terlihat begitu sexy. Baru kusadari kepalaku berada di pangkuannya, tubuhku juga pakaianku begitu basah dan aku masih terbaring tanpa tenaga sedikitpun. Sama sepertiku, tubuh juga pakainannya basah kuyub. Okay, wajah cantik itu menunduk, begitu dekat dengan wajahku, sepuluh senti meter, mungkin. Oh God, jangan katakan dia salah satu malaikat cantik yang menjemput nyawaku, yang telah mambawaku ke surga. Namun, semua ini terasa begitu nyata. "Is this heaven?" tanpa sadar aku bergumam. Dalam detik yang sama, tawa kecilnya mulai terdengar. For God sake, siapa makhluk cantik ini?