disaagirl
Gadis yang sedang membaca novel di salah satu kursi panjang yang ada di taman itu membuatku berhenti melangkah seketika. Entah kenapa ia berhasil menghentikanku secara tidak langsung, aku merasa ia seperti magnet yang menyuruhku untuk berhenti. Cukup lama aku menatapnya, hingga ia tersadar jika sedari tadi ada seseorang yang sedang menatapnya. Ia menatapku, mata hazelnya yang sangat indah membuat nafasku berhenti dan jantungku berdetak keras. Aku merasakan sesak napas untuk sesaat, dan aku berpikir jika aku harus pergi saat itu juga agar gadis itu tidak mendengar jantungku yang berdetak keras.
~Arvind Blake
Aku menyukainya, dan banyak wanita-wanita yang juga menyukainya. Bagaimana tidak? Ia tampan, oh bahkan sangat tampan! Aku bahkan menyebutnya sebagai Dewa Yunani, terlihat melebihkan, tapi aku tidak peduli karena itulah faktanya. Tetapi, aku berusaha membuang perasaanku untuknya, karena tidak mungkin ia akan membalas perasaanku. Sampai suatu hari, aku mendapati ia sedang menatapku yang sedang membaca novel di taman. Aku kaget, tentu saja! Aku hanya bisa terdiam menatapnya. Oh Tuhan, ini seperti mimpi saja, bagaimana mungkin ia bisa menatapku? Seakan tersadar, ia beranjak pergi meninggalkan taman. Apakah ini memang hanya mimpiku saja? Apa aku terlalu mengharapkan yang lebih sehingga membuatku berhalusinasi?
~Carrelsa Finnerty
♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧♧
Hi guys! Ini cerita baru gw. So, nikmatin ceritanya ya😉 Oh ya, don't forget to vote and comment in my story!
Cerita ini gw bikin berdasarkan imajinasi gw sendiri, kalo ada kesalahan di cerita ini, kalian bisa comment supaya gw bisa memperbaikinya😊
Makasih yang udah baca, liebe dich😊💕