hanifah
3 hikaye
Wisma Atlet Love Story tarafından Artilery_CA
Artilery_CA
  • WpView
    OKUNANLAR 538,811
  • WpVote
    Oylar 53,868
  • WpPart
    Bölümler 95
Defia Rosmaniar Kubilang aku tidak akan punya kekasih pemain sepakbola, tuntutannya terlalu tinggi, bisa tiap hari oleng kalau harus dengar nitijen mencemooh kekasihku ketika permainannya turun. kalau boleh memilih aku ingin menjadi kekasihnya Pak Imam Nahrawi saja. Beliau kan penuh perhatian, sayangnya sudah punya istri. Ah, itu hanya candaan, tapi benar, aku tidak ingin punya kekasih seorang pemain bola. Hanif Abdurrauf Sjahbandi Cewek jago beladiri? Membayangkannya saja sudah ngeri apalagi jadi kekasihnya. Bisa patah ini tulang kalau setiap hari bertengkar. Apalagi laki-laki itu tempatnya salah dan salah. Ya, ngeri saja cewek semacam itu, bukan apa-apa, masalahnya aku tidak jago beladiri. Jadi paling tidak kalau dapat kekasih ya yang lemah lembut, kalaupun atlet ya atlet senam indah. Sayangnya belum ada yang pas.
Kapten Yama tarafından Artilery_CA
Artilery_CA
  • WpView
    OKUNANLAR 855,641
  • WpVote
    Oylar 67,643
  • WpPart
    Bölümler 115
Ini ialah kisah dimana aku menemukan Imam hidupku, seorang Kapten yang mengorbankan darah pun keringat demi negaranya. Mungkin dia tak setampan Cristiano Ronaldo atau Paulo Dybala tapi dia, selalu sehebat Kopassus dalam menjaga pertahanan timnya. Meski tanpa senjata. Dia juga tak seromantis dan setaat Ali bin Abi Thalib sebab aku sendiri tak lebih baik dari Fatimah Az-Zahra. Tapi dia adalah seseorang yang membuatku jatuh cinta, untuk pertama kalinya dalam 21 tahun kehidupanku. Hansamu Yama Pranata, siapa yang tak kenal centerback andalan Indonesia itu. Idola banyak perempuan atau bahkan Ibu-ibu yang tengah cari menantu. Tunggu, Bapak-bapak juga banyak yang mengidolakan. Beginilah jalan cerita kami, sederhana, tapi terkesan luar biasa karena dia bukan laki-laki lain.
Bukan Cinta Sepatok Tenda tarafından beruanglucuu_
beruanglucuu_
  • WpView
    OKUNANLAR 199,500
  • WpVote
    Oylar 8,715
  • WpPart
    Bölümler 66
"Key." panggil Cacan. "Hm?" gue noleh ke dia. "Cinta kita jangan cuma sebates patok tenda ya?" "Hah?" gue ga paham sama maksud dia. Atau mungkin dia kebawa perasaan gara-gara dengerin lagu cinta sebatas patok tenda? "Gue nggak mau kalo kita sampe putus cuman gara-gara kita udah ga kemah lagi disini." "Emang menurut lo cinta gue ini bakal cuma sebates patok tenda gitu?" tanya gue kesel. Gue nggak nyangka aja kalo dia emang sampe ngira gue cuma main-main sama dia. ©©© Cerita ini udah dipublish di Novel Nusantara dengan judul yang sama. Tapi, disana belum sampai tamat ya. Jadi baca kelanjutan ceritanya bisa disini.. dann cerita disana mungkin bakal beda sama yg disini, cuma aku perbaiki aja kok. Lets read!
+17 tane daha