liawasalilgirl's Reading List
3 stories
BAD ERLANG by cintaay
cintaay
  • WpView
    Reads 6,160,929
  • WpVote
    Votes 308,603
  • WpPart
    Parts 56
-END- #49 in Teen Fiction (August 12, 2018) #1 in Teen (June 9, 2019) Erlang Jordan Salvador Denza, Memiliki sifat galak sekaligus wajah yang tampan nan romantis. Kick Boxing adalah cabang olahraga yang paling ia sukai, selain menjadi anak dari pemilik perusahaan besar. Ia juga di takuti oleh banyak orang karena Bela diri yang ia naungi tidak hanya satu jenis. Sampai suatu ketika seorang gadis cantik yang pendiam mampu membuat seorang Erlang yang selalu bersikap kasar dan galak menjadi cowok yang lembut dan pintar merayu. Semua ini terjadi begitu saja, Erlang kosong soal cinta. Sebelummya ia hanya menyayangi adiknya saja, Zach Salvador Denza. Namun sekarang berbeda, Erlang mencintai adik kelasnya. Mauren Lina, gadis mandiri dengan segala keanehannya yang tak pernah tersenyum. "Mauren, kamu cantik. Tapi sayang kamu harus belajar senyum supaya cinta aku semakin bertumbuh besar. Mau ya jadi pacarku?" "Kita kenal, kamu lupa nama kakak tadi pagi? Erlang Jordan Salvador Denza, panggilannya sayang kalo buat kamu," ujar Erlang dengan memberikan senyuman paling manisnya. A Wattpad Teen Fiction By Cintaay. May 14, 2018.
Itreula [Open Preorder] by darkbrown_hair
darkbrown_hair
  • WpView
    Reads 4,207,109
  • WpVote
    Votes 129,791
  • WpPart
    Parts 55
*BEBERAPA PART TELAH DIHAPUS* Dibenci tapi tidak membenci. Dihujat pun ia hanya bisu. Bisu bukan karena ia tidak mau berontak, namun karena ia mengiyakan. Mengiyakan bahwa ia memang sumber kesialan. #1 in teenlit [21-12-2019] #1 in wattpad [1-1-2020] #1 in pastelwattpadseries [4-1-2020] #2 in teenlit [25-12-2019] #3 in wattpad [31-03-2020] #3 in broken [11-03-2021] #4 in fiksiremaja [30-12-2020] #4 in broken [10-03-2021] #5 in sad [2-2-2020] #6 in fiksiremaja [21-12-2020] #7 in broken [11-11-2019] • Book Three of Alicia Series • ©️2019 darkbrown_hair
PERFECT BAD COUPLE (TERBIT)  by DianYustyaningsih
DianYustyaningsih
  • WpView
    Reads 27,404,222
  • WpVote
    Votes 1,666,415
  • WpPart
    Parts 93
Beberapa detik tatapan mereka beradu. Athur menajamkan tatapan saat Milla terus menatap matanya. "Jangan berani tatap gue!" "Kenapa? Mata lo sakit?" Bukan mundur. Milla malah semakin maju. "Jangan lihat mata gue!" tegas Athur memalingkan wajah. "Oo jadi lo itu sakit mata? Atau mata lo ada beleknya ya? Dih jorok." "Diam!" Milla tersenyum menantang. Ia pindah posisi di depan Athur sehingga cewek itu semakin leluasa menatap mata Athur. Milla mempertajam penglihatan. Ia penasaran, memang ada apa di mata Athur. "Mata lo baik-baik aja. Gak merah tuh," ucapnya bak seorang dokter spesialis mata. Athur menunduk menatap mata Milla penuh amarah. "Minggir." Satu kata keluar penuh penekanan. Bukan Milla jika segera mundur saat ada hal yang menyenangkan. Milla malah semakin maju dan menatap mata beriris hitam pekat itu. "Jangan-jangan mata lo katarak ya. Atau malah mata lo punya virus menular jadi orang lain gak boleh lihat mata lo," ucap Milla bernada berlebihan. Sampai-sampai ia membelalakan mata, membuka mulut serta meletakkan kedua tangan di pipi. Emosi yang sejak tadi Athur kendalikan kini sudah di ujung tanduk. Baru kali ini ada orang yang berani menatap matanya. Bahkan sedekat ini. Apalagi baru kali ini kata-kata dingin Athur tidak mempan. Saat semua orang menunduk ketika Athur mengedarkan pandangan. Milla berbeda. Saat semua orang takut untuk berbicara dengan Athur. Milla berbeda. Dan saat semua orang diam ketika Athur berbicara. Milla berbeda. Tatapan Athur lurus pada mata Milla. "Gue akan buat lo nyesel berani tatap mata gue!" tegasnya bernada mengancam.