lanagantari
- Reads 63,576
- Votes 6,338
- Parts 38
Jena percaya, waktu bisa menyembuhkan segalanya.
Termasuk perpisahan dengan mantan tunangannya yang meninggalkan luka tanpa segera mencari penawar. Sakit itu tidak berisik, tidak juga meledak, tapi justru lukanya semakin dalam saat Jena abaikan.
Jena mengubur diri dalam pekerjaan. Menumpuk hari dengan kesibukan, sampai lelah terasa lebih aman daripada harus merasakan apa pun.
Sampai sebuah jebakan kecil dirancang sahabatnya, hanya untuk keluar dari cangkang yang sudah lama mengukung. Namun, jebakan itu membawa Jena pada sebuah petualangan baru, bersama teman sekolah yang sudah belasan tahun tidak bertemu.