Penhijauku
Diam dalam sepi aku menyukaimu..
Kala itu,, aku menunggu hujan reda dari potongan-potongan awan dilangit tua, dimana tetes demi tetesnya perlahan membasahi tubuhku ..
Jiwaku berbisik dalam sebuah tanya yg mengendap bahwa haruskah aku melupakanmu, Melupakan sepotong kisah yg telah tersaji menjadi kenangan..
Entah di penghujung jalan itu kita mampu bersama atau pun tidak..
Yang kutau hingga detik ini jiwaku hanya tahu dan masih mampu bertahan menggenggam bunga yg layu meski nyatanya tangkainya sudah mengering dan perlahan mati..
Sesekali aku ingin menyerah dan melupakanmu,, Mengubur tentang kamu dan menghilang diantara sepiku..
Tetapi lagi dan lagi terbesit dalam sadarku bagaimana mungkin aku melupakan caramu mencintaiku lalu menggantikanmu dengan hati yg lain..
Aku selalu berusaha mencintaimu dalam diam dan sepiku..
Kedinginan sikapku terkadang mengabaikan kehangatan yg kau sajikan kala rindu menggenggam erat benih bahagiamu..
Hingga hatiku berani bertanya.. "Bagaimana kelanjutan cinta kita?"
Dan kau tahu..??
Benar adanya cinta itu seperti hembusan angin lembut yg menyejukan,, namun setelah ku raba lebih jauh dan jauh lagi ternyata ia mampu memporakporandakan seluruh perasaan di dasar hatiku yg paling dalam..
Cukuplah aku menyukaimu dalam diam dan sepiku tanpa harus kau tahu..
Sebab tentangmu selalu terlihat sempurna dan akan selalu sempurna di mataku..
jangan lupa vote