nerasatxt
- Reads 2,581
- Votes 15
- Parts 3
Pesantren bukan tempat yang ramah bagi pemikiran bebas. Di sini, bertanya terlalu banyak dianggap sama dengan menantang Tuhan, dan menantang Tuhan adalah dosa paling besar.
"Di balik niqab dan gamis panjang, aku adalah patung yang dipahat oleh aturan, tapi hati ini terus menerus berontak tanpa suara." Batinnya.
Sehabis sholat subuh, di sudut ruang kosong.
Hagia menaikkan kaki kanannya ke atas meja kajian, kaki kirinya masih menjejak lantai, "Astaghfirullah..." bibirnya bergetar mengucapkan istighfar, tetapi napasnya tersengal, dan jemarinya mulai bergerak tanpa ia sadari.
Sebuah kontras yang pasti dirayakan dalam pikiran kotor ustadz cabul manapun.