pla___'s Reading List
2 cerita
AURELLIA; Antagonist Girl [END] oleh xxxstars_
xxxstars_
  • WpView
    Membaca 18,030,726
  • WpVote
    Vote 1,618,035
  • WpPart
    Bab 53
[Part Lengkap] [FOLLOW SEBELUM MEMBACA] [Reinkarnasi #01] Aurellia mati dibunuh oleh Dion, cowok yang ia cintai karena mencoba menabrak Jihan, cewek yang dicintai Dion. Namun ia kembali, Aurellia kembali pada satu tahun lalu dimana ia masih mengejar Dion. Tuhan memberinya kesempatan kedua dan ia tak akan menyia-nyiakan hal itu. Mulai saat itu Aurellia akan berubah, ia tak akan membiarkan pria yang mencintainya pergi hanya demi mengejar Dion, pria yang ia cintai. __________________________________________________ "Makasih selalu ada di sisiku," ucap Aurellia lembut menatap sosok pria yang selama ini telah ia sia-siakan. Mata pria itu sedikit melebar namun dengan cepat dia menguasainya, dia menatap Aurellia datar namun terlihat di matanya ada tatapan lembut, "Lo sakit?" Aurellia perlahan maju mendekat dan melingkarkan tangannya di leher pria itu. Ia menggeleng pelan, "Makasih dan maaf buat yang dulu, aku akan belajar mencintaimu." High Rink : #1 in Baper 16/10/2021 #1 in Novel 07/10/2021 #1 in Teenlit 03/10/2021 #1 in Posesif 08/10/2021 #1 in Sahabat 13/10/2021 #1 in Teen 22/10/2021 #1 in Indonesia 26/11/2021 #1 in Love 04/12/2021 #2 in Teenfiction 28/11/2021 #3 in Acak 08/10/2021 #3 in Membaca 08/10/2021 #7 in Romance 08/10/2021 Start : 03/09/2021 Finish : 03/02/2022 JANGAN PLAGIAT!! [Belum Revisi] Cover by : Pinterest & Canva
Senior Ruwet oleh ameerea
ameerea
  • WpView
    Membaca 1,088,544
  • WpVote
    Vote 83,493
  • WpPart
    Bab 90
Dengan lututnya diatas lantai, gadis itu membuang semua rasa malu dan menulikan pendengarannya dari orang di sekitarnya. "Bunda, aku sangat merendahkan diriku kali ini untuk mendengar jawaban yang bisa membuat aku meninggalkan zona nyamanku yang sekarang sedang aku jalani." [Kehidupan nyata seorang Dinara] Kakinya menginjak pedal rem mobilnya. Kepalanya memutar lagi melihat seseorang sedang duduk di atas kap mesin mobil, menenggelamkan wajahnya pada lipatan tangan yang memeluk lututnya sendiri. Tangannya bergerak mengetik pesan singkat. "Ma, aku ga pulang sekarang. Disini ada yang lebih butuh aku ma. Yang penting aku udah izin. Mama jangan marah. Aku bakal pulang pagi nanti dan jelasin semuanya." [Kehidupan nyata seorang Abima]