Sabrina tidak pernah menduga bahwa sebuah surat misterius yang ditemukannya di aula akan mengantarkannya pada permasalahan yang pelik. Ia berniat mengembalikan surat itu pada Jovan yang ia yakini baru saja menjatuhkannya. Namun, posisinya yang sedang mengulurkan sebuah surat pada Jovan seketika membuat teman-teman sekolah yang memenuhi aula siang itu salah paham. Keadaan bertambah ricuh ketika Jovan akhirnya bersuara.
"Diterima!" ucap Jovan tenang sambil menyambut surat dari tangan Sabrina. Perkataannya sukses membuat suasana di aula semakin ricuh. "Kita jadian!" lanjutnya.
Sejak kejadian absurd yang ditonton banyak orang itu, Jovan mengklaim Sabrina sebagai pacarnya. Sabrina dibuat heran sekaligus pusing. Bukan hanya karena sikap nyebelin Jovan, tapi juga Arka. Ia khawatir cowok yang ditaksirnya itu ikut-ikutan salah paham.
Sabrina bertekad untuk mengungkapkan kebenaran. Ia akan menyelidiki siapa pemilik surat misterius itu-yang sudah membuatnya kehilangan kesempatan dekat dengan Arka, dan harus berurusan dengan Jovan yang super menyebalkan.
_______
Tanggal publish: 11/04/19
[Sudah selesai & diprivate acak] ❝.... tetaplah seperti ini, kau menjadi pembaca tanpa tahu aku si penulis, tanpa tahu siapa tokoh utama yang selalu kutulis.
Isi dari tulisanku, kau tak perlu tahu. Yang harus kau tahu kalau aku menyayangimu lebih dari yang buku-buku itu katakan.❞
Menjadi pengagum rahasia membuat Raine paham artinya mencintai tanpa harus memiliki, hingga pada akhirnya Raine mencoba meraih dia lewat rangkaian kisah yang ditulis sendiri. Tapi apa jadinya jika semesta perlahan membuat kisah itu menjadi nyata?
Akankah akhirnya sebahagia kisah yang Raine tulis?
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Don't copy this story without permission.
Sekuel Afraine.
Start from Oktober 2018.
Finish Mei 2020.
All rights reserved by Putri.
" Perpisahan, semanis apapun,
seindah apapun, tetaplah perpisahan.
Ada cerita yang sejak detik itu harus
berubah menjadi kenangan. "
••• Ku rasa, ini kisah kita semua.•••