bakteriketek's Reading List
4 stories
Wedding Festival [Terbit] by purpleefloo
purpleefloo
  • WpView
    Reads 5,331,785
  • WpVote
    Votes 123,544
  • WpPart
    Parts 11
Salah satu alasan Swastika Nareswari resign adalah perbedaan cara pandangnya dalam urusan pekerjaan dengan Javas Maheswara, sang pimpinan. Serta sikap Javas yang kerap menguji kesabaran Swastika semakin memantapkan hatinya lepas dari jeratan sang pimpinan. Suatu hari, sebuah pameran besar yang digelar bertema 'Wedding Festival' mempertemukan Swastika dan Javas. Javas yang menggandeng Venetta, tunangannya sedang hunting mengenai konsep pernikahan mereka dikejutkan oleh penampakan Swastika yang sedang mencoba gaun pengantin berwarna hijau tosca. Bukan hanya tentang perdebatan bagaimana Swastika dan Javas memaknai kehidupan, namun juga tentang bagaimana seorang perempuan mempertahankan prinsipnya ketika seorang pria telah bertunangan mengusik kehidupannya. ~Awal : 22 Mei 2017 ~Akhir : 10 Oktober 2017
Cinta Dalam Sepotong Gambar (The hating game) - Terbit Ebook by titisanaria
titisanaria
  • WpView
    Reads 1,301,497
  • WpVote
    Votes 83,809
  • WpPart
    Parts 11
Mendapati dirimu menjadi karakter dalam sebuah webtoon itu menyebalkan. Terlebih lagi jika kamu dibuat terlihat seperti playboy tengil. Yup, seseorang melakukannya padaku. Menjadikan aku olok-olok untuk memancing tawa. Aku yakin pelakunya adalah orang kantor yang terbiasa mengikuti gerak-gerikku, hanya saja, aku tidak tahu siapa. Dan aku bertekad untuk mencari tahu.
28+ (Slow Update) by AbelJessica
AbelJessica
  • WpView
    Reads 6,568,153
  • WpVote
    Votes 600,364
  • WpPart
    Parts 37
Nama : Adara Darra Kelas : XII IPS3 M.P : Bimbingan Konseling. Tulislah sebuah surat berisikan lima kriteria pasangan hidup (suami/istri) untuk diri kamu sendiri di masa depan! Kepada diri saya sendiri di masa depan, Menurut Ibu Susan, kamu akan membuka surat ini dalam waktu sepuluh tahun mendatang. Pastikan kamu tidak datang sendirian, karena aku akan menuliskan lima kriteria suami idamanmu ketika berumur 17 tahun. Just in case kamu lupa, kamu yang berumur 17 tahun ini sedang menjalin hubungan dengan salah satu pemuda paling ganteng di sekolah. Kalaupun kamu nggak berhasil menikahi dia, pastikan suamimu lebih ganteng daripada dia. Kalau kamu belum menikah, pastikan kamu tidak datang ke acara reuni sekolah. Aku tidak ingin pecundang sepertimu membaca suratku ini. Dan ini lima kriteria suami idamanmu : Kesatu, dia harus mapan. Kedua, pastikan wajahnya rupawan. Ketiga, jangan sampai prestasinya tertinggal darimu. Keempat, pastikan Ibunya tidak cerewet! Kelima, ....... Aku sengaja menyisakan satu poin karena aku ingin tahu apa kriteria suami idamanku di masa depan. Pastikan kau mengisinya. Dari, dirimu sendiri. **
Dilema by JulieHasjiem
JulieHasjiem
  • WpView
    Reads 962,474
  • WpVote
    Votes 21,191
  • WpPart
    Parts 14
Lima tahun memendam perasaan sendiri, membuat Naya cukup puas terjebak dalam bos-karyawan-zone. Alih-alih menarik perhatian pria pujaannya, Naya lebih suka menikmati perasaannya dalam diam. Tapi tentu rasa sukanya terhadap Prima tidak luput dari perhatian teman-temannya, terlebih Kafka. Manusia pecinta monyet dan laut, yang kerap menyuarakan hati Naya lewat celetukkan usil atau candaan konyol. Menggoda Naya tentu menjadi rutinitas dan candu tersendiri bagi Kafka. Saat melihat wajah Naya yang memerah menahan malu, atau tatapan matanya yang membesar kala Kafka menggodanya secara terang-terangnya di hadapan Prima. Atau cubitan-cubitan kecil yang dilayangkanya di sekujur tubuh dan lengannya. Kegiatan yang dirindukan saat Kafka berada jauh dari kantor dan Naya. Kegiatan yang membuatnya tertawa sendiri setiap mengingat wajah marah Naya yang menggemaskan. Dan Prima yang cukup peka dan mengerti perasaan Naya, namun memiliki ketakutan besar untuk sekedar merespon. Ditambah ketika Prima menyadari, bahwa dirinya ketergantungan akan Naya. Lima tahun bekerja bersama dengan gadis bertubuh mungil itu, Prima menyadari betapa Naya sangat memperhatikannya, bahkan kebutuhan terkecilnya meski diluar konteks pekerjaan. Hingga pada suatu titik, dimana Kafka lelah mengejar, Naya lelah menunggu, dan Prima lelah bersembunyi. Akankah akhirnya mereka menyadari, bahwa rasa tidak sesederhana yang mereka kira?