RhinyElementKpopers's Reading List
3 story
MARIPOSA ni Luluk_HF
Luluk_HF
  • WpView
    MGA BUMASA 134,355,507
  • WpVote
    Mga Boto 4,392,307
  • WpPart
    Mga Parte 56
(NOVEL MARIPOSA SUDAH ADA DI GRAMEDIA SELURUH INDONESIA) Maaf ini bukanlah cerita Bad boy yang bertemu good girl. Maaf juga ini bukanlah cerita Bad Boy yang bertemu Bad Girl. Ini cerita paling anti-mainstream tentang Prasasti Hidup bertemu Landak betina. Kalau kalian Jomblo dan baca cerita ini? Saran dari saya cuma satu. Siapin oksigen lebih untuk bernapas dan Selalu waspada dengan Jantung anda. Nikmati sensasi pengalaman paling baper di dalam cerita ini. Lebih dari 21 juta kali udah buat Readers BAPER. Kamu tidak mau mencobanya juga? LET'S READ MARIPOSA ^ ^
EX [TERBIT] ni iLaDira69
iLaDira69
  • WpView
    MGA BUMASA 17,029,237
  • WpVote
    Mga Boto 1,388,532
  • WpPart
    Mga Parte 109
SUPAYA NGGAK BINGUNG, BACA SESUAI URUTAN! 1. CRAZY POSSESSIVE (TERBIT) - SELF PUBLISH, PESAN DI GUA AJA - 2. EX (TERBIT) - ADA DI GRAMEDIA - 3. HIS GIRLFRIEND (TERBIT) - ADA DI GRAMEDIA - 4. QUEEN (PROSES TERBIT) SPIN OF YANG BERHUBUNGAN DENGAN HG DAN QUEEN, YAITU - FALL (ON GOING) *** 03.08.18 #1 in Fiksiremaja 11.11.18 #1 in Teenfiction "Kita putus!" Citra mengangkat kepala. Memandang dalam cowok di hadapannya. Tanpa rasa bersalah melontarkan kalimat menyakitkan itu begitu saja. Seolah kalimat itu tak berarti baginya. "Oh, oke." Balas Citra datar. Tanpa ekspresi sehingga Kevin mengerutkan dahi. "Kita selesai! Nggak ada hubungan lagi!" Nada suara Kevin semakin meninggi. Mengintimidasi Citra dengan tatapannya yang dingin. "Iya." Citra kembali menyahut dingin. Sama sekali tidak melontarkan penolakan atau meminta penjelasan. Cewek itu memutar tubuhnya. Meninggalkan Kevin yang masih terbengong-bengong di posisinya. "Citra!" Kevin membentak sembari menarik tangan cewek itu. Memutar tubuh Citra sehingga mereka kembali berhadapan. "Apa lagi?" Citra mengerutkan dahi. Tidak mengerti dengan Kevin yang kelihatan sangat marah. "Kita putus!!" Kevin meninggikan suara dan menekan setiap katanya. "Iya. Aku dengar dan tahu artinya." Jawab citra mulai sebal. Merengut dalam hati karena Kevin tak kunjung melepaskan tangannya. "Lepasin tangan aku." Citra memutar tangannya dari cengkeraman Kevin. "Oke." Kevin berujar tak mau kalah. Dingin dan seolah mereka baik-baik saja setelah kalimat tadi terlontar. Citra kembali memutar tubuhnya. Melangkah meninggalkan Kevin yang amarah sudah di ubun-ubun. Kevin mengacak rambutnya, menggeram marah dan menendang apa saja di sekitarnya. Sehingga kaleng bekas minuman soda terdenger nyaring berguling di badan jalan yang beraspal. "Sialan!" Makinya sekali lagi. Memandang arah kepergian Citra beberapa saat yang lalu, yang menyisakan bayangan punggung cewek bertubuh mungil itu. *** Publish : 10 MEI 2018 @copyright 2018
Please, Stay With Me ni KYH858
KYH858
  • WpView
    MGA BUMASA 99,233
  • WpVote
    Mga Boto 6,435
  • WpPart
    Mga Parte 22
Mungkin status jomblo akan terus meratu dalam dirinya. Hingga sampai pada tahap yang mengkhawatirkan, suatu ketika membawanya terjun ke dalam dunia akun pencari jodoh, karena ada melaporkan bahwa hasil karangan-novelnya telah diplagiat. Tanpa sadar, ia mulai terbiasa bermain di akun tersebut sampai akhirnya membawanya menemukan berbagai macam sifat manusia sosial media yang biasa orang-orang sebut sebagai 'sosmed' itu. Mendadak, seseorang datang mengajaknya untuk berteman. Semakin lama saling chattingan, akhirnya orang asing itu mengambil langkah ketertarikan kepadanya. "Sepertinya aku tertarik padamu. Mau menjadi pacarku?" Tidak menjawab dan hanya membaca pesan itu, seketika menjadi malapetaka untuknya. Seseorang itu telah menandai bahwa dia adalah miliknya. Dan lagi, tanpa ia sadari, seseorang itu bukan hanya manusia sosmed! Dia manusia nyata! Karena pada kenyataannya, dia adalah seorang senior kaku, yang telah dicapnya sebagai kakak senior paling kejam, dan yang selalu berada di sekitarnya dengan segala hal yang membuatnya muak dan menyebalkan. Dan saat itu Devania Sophie merasakan, bahwa dunia hanya sebesar daun kelor. Ini realita atau hanya sosial semata?