arifatulaikiyowo1611
Aca, 23 tahun, mahasiswi pascasarjana, tiba-tiba dijodohkan oleh keluarganya dengan sepupunya sendiri, Dito arsitek berusia 33 tahun yang sejak kecil selalu menjahili dan membuatnya menangis. Bagi Aca, Dito adalah sosok yang paling ingin ia hindari, namun amanah almarhum kakek membuat keluarga mendesak agar pernikahan ini terjadi demi menjaga kehormatan keluarga besar.
Meski awalnya Aca menolak keras, Dito justru terlihat menerima perjodohan itu. Perlahan ia menunjukkan sisi yang berbeda dari laki-laki masa kecil Aca lebih dewasa, lebih perhatian, dan menyimpan alasan penting mengapa ia ingin memperbaiki hubungan mereka.
Aca berada di persimpangan besar: menerima perjodohan dan memberi kesempatan pada Dito, atau memperjuangkan kebebasan hatinya?
Keputusan akhirnya akan menentukan masa depan keduanya.