elisa_2728's Reading List
2 stories
SEREIN by ameysiaa
ameysiaa
  • WpView
    Reads 20,463,021
  • WpVote
    Votes 1,906,667
  • WpPart
    Parts 57
"𝙿𝚊𝚝𝚊𝚑𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚖𝚊𝚗𝚐𝚊𝚝𝚗𝚢𝚊, 𝚓𝚊𝚝𝚞𝚑𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚝𝚊𝚕𝚗𝚢𝚊, 𝚖𝚊𝚔𝚊 𝚒𝚊 𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚝𝚒 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚗𝚍𝚒𝚛𝚒𝚗𝚢𝚊." -𝓐𝓶𝓮𝔂𝓼𝓲𝓪𝓪, Serein "Dia butuh aku Cha. Udah beribu-ribu kali aku bilang, jangan egois!" Tangan pria itu menggapai tangan gadis di hadapannya. "Kita sama-sama berjuang Cha," lanjut pria itu berusaha melembutkan nada suaranya. Gadis itu mengangguk kasar membuat air mata yang menggenang di pelupuk matanya berjatuhan. "Iya Lang, kita sama-sama berjuang." "Aku berjuang mati-matian ngalahin ego aku untuk pertahanin hubungan kita. Dan kamu ...." "Kamu berjuang mati-matian menangin ego kamu untuk mengakhiri hubungan kita."
BULAN (END) by iloveyoubyy
iloveyoubyy
  • WpView
    Reads 8,427,762
  • WpVote
    Votes 422,721
  • WpPart
    Parts 34
Bulan sosok yang terlahir dengan sejuta kasih sayang, namun pada ahkirnya ia kehilangan sejuta kasih sayang tersebut. Takdir mempermainkan dirinya dengan baik, menyisakan kesedihan di dalam kehidupannya. Menyisakan goresan-goresan yang tidak ia ketahui kapan goresan tersebut akan menghilang, hingga ahkirnya membawa pemeran lain ke dalam kisahnya. Seorang pria yang terlihat dingin_Max. Keduanya hidup dalam permainan takdir yang sama, membawa keduanya kedalam hubungan yang sangat sulit untuk dipahami. Mengharuskan keduanya menjalani takdir agar mendapatkan ahkir dalam cerita keduanya, namun siapa sangka jika takdir akan kembali mempermainkan keduanya dengan tamparan yang lebih kuat lagi. Membuat semuanya kembali terluka dengan alasan yang sama. Takdir kembali berulah,,, "Mama menjebak aku?" Tanya Bulan dengan raut wajah yang tidak bisa di katakan lembut, raut wajahnya penuh dengan marah. "Sayang dengarkan Mama, Mama akan menjelaskan semuanya." Bujuk wanita paru baya_Vivi yang mencoba memegang tangan menantunya. "Jangan sentuh aku." Teriak Bulan sambil menangkis tangan mertuanya. "Jaga tingkah kamu. Dia Mamaku!" Teriakan pria itu begitu lantang dan hanya di tanggapi senyum kecewa oleh Bulan. "Kamu sama saja Max, aku sangat membenci kalian." Ucap Bulan dengan mata yang memancarkan masih memancarkan kekecewaan, tapi percayalah rasa kecewa yang ia rasakan kini lebih besar dari dari pada rasa amarahnya. . . . . Bulan & Max Selesai Revisi Jumat 13 November 2020