lilyapcy1
- Reads 455
- Votes 57
- Parts 15
"Di luar, ia adalah Vano yang tak tersentuh. Di rumah, ia hanya El-putra tunggal yang dijaga seolah napasnya bisa terhenti esok hari."
---
Bagi SMA Garuda, Elvano Tristan Mahendra adalah definisi kekacauan tanpa obat. Siswa kelas 11 ini punya rekam jejak lengkap: bolos, cabut jam pelajaran, nongkrong sambil merokok, hingga tawuran. Tapi tampan. Bersama gengnya-Bagas, Davan, Reno, dan Dava-kehadiran Vano selalu sukses bikin para guru mengelus dada dan geleng-geleng kepala.
Satu-satunya orang yang tidak mempan dengan intimidasi Vano adalah Aura Cantika Mahardika, sang Ketua OSIS berpendirian baja. Ketika murid lain memilih menghindar, Aura justru hobi menantang dan memburu Vano setiap kali cowok itu berbuat ulah. Sejak Aura hadir, hidup Vano yang bebas mendadak jungkir balik.
Namun, di balik pintu rumahnya, dunia mengenal sosok yang bertolak belakang: Abang El.
Di rumah, ia bukan 'Vano si raja perusuh', melainkan anak tunggal yang super manja dan kerap jadi target keisengan Papanya hingga sang Mama pusing tujuh keliling. Tawa dan kehangatan selalu menghiasi sudut rumah mereka.
Namun, di balik semua manjanya El dan perhatian berlebih kedua orang tuanya, tersimpan sebuah rahasia rapat. Ada sesuatu yang membayangi hidup El-sebuah ancaman tak kasat mata yang membuat orang tuanya sadar bahwa El bisa direnggut dari mereka kapan saja, tanpa peringatan.
El tahu itu. Itu sebabnya ia bertingkah liar di luar: agar dunia mengenal Vano yang kuat dan tak terkalahkan, bukan El yang dibatasi oleh bayang-bayang kelam.
Sampai akhirnya, badai yang selama ini diam-diam mengintai dalam hening benar-benar datang menghantam. Topeng 'anak nakal' itu runtuh seketika, dan takdir menagih apa yang selama ini disembunyikan.
Di antara rahasia yang mulai terbongkar, ketakutan terbesar orang tuanya, dan Aura yang perlahan melihat sisi paling rapuh dari seorang Vano... mampukah Elvano bertahan?