My Fav
3 stories
Rumah Kaca by fairypatetic
fairypatetic
  • WpView
    Reads 1,728,600
  • WpVote
    Votes 146,094
  • WpPart
    Parts 38
"Kalau Ibu setuju Pram sama Saras, coba aja dulu kita silaturahmi ke rumahnya." Raut wajah Widuri menjadi cerah seketika. "Kamu mau kalau sama Saras?!" Syok bercampur senang terdengar dari cara bicara Widuri. "Tapi Saras mau nggak, ya, sama om-om kayak kamu, Nak?" *** Katanya, rumah tak selalu berupa bangunan. Bisa jadi berwujud manusia kesayangan yang dijadikan tempat pulang ternyaman. Seperti Pram Malik yang merupakan salah satu aktor terkenal di perfilman Indonesia, rumahnya adalah Acha dan mamanya Acha, Diajeng Saras. Merekalah rumah Pram sesungguhnya setelah mendiang ibunya pergi selepas menjodohkannya dengan anak tetangga sebelah rumahnya di kampung. Tempat pulangnya amat hangat seperti rumah kaca di bawah terik matahari siang. Namun, terkadang rumah kaca itu terlalu panas dan rentan retak. Terkadang pula penghuni rumah kaca mereka gampang cemburu, suka silent treatment, hingga tiba-tiba mengirimkan link keranjang kuning di tengah-tengah aktivitas syuting film Pram. Rumah kaca Pram tak diketahui oleh netizen, tak terendus wartawan, dan mereka hanya tahu kalau Pram masih available sehingga bebas dikapalkan dengan banyak artis cantik. Start: 3 Februari 2025
Di ujung nanti, mari jatuh hati by Calamummeum
Calamummeum
  • WpView
    Reads 928,884
  • WpVote
    Votes 132,697
  • WpPart
    Parts 51
Mereka bagai bintang yang terang. Gemerlap dan menyilaukan. Namanya di elu-elukan sedemikian besar, popularitasnya meledak hingga sampai pada tahap dimana tak ada satu orangpun yang tak mengenalnya. Kemanapun mereka melangkah dan dimanapun mereka singgah, kilat-kilat kamera mengintainya, jadi bahan perbincangan yang seakan tak pernah basi untuk di bahas berulang. Remi Ghanisetra, sang vokalis Foursouls adalah mimpi bagi segenap hawa. Sedang Genawa Maestraloka ibarat bunga yang sedang mekar-mekarnya. Konon, mereka sudah pasti akan jadi legenda pada masanya kelak. Jadi icon popularitas, tak akan ada yang mampu mengelak. Remi adalah bendera hijau berjalan, berkilau benderang dengan segudang prestasi. Berbudi luhur dan baik hati, kata segenap fansnya. Ialah idaman diatas idaman, sosok lelaki pujaan yang diinginkan setiap wanita. Sementara Nawa begitu semerbak dan merona. Pesonanya membius tiap mata tiap kali ia bergerak. Sayangnya, dengan segerombol skandal yang mengekor di belakangnya. Dua idola teratas dalam negeri. Orang-orang menyebut mereka sebagai si pangeran baik hati dan si bunga dari pojok neraka. Mereka adalah timur dan barat, dingin dan panas, kolot dan gaul, serta 'iya' dan 'tidak' yang mendadak di pertemukan dalam sebuah tragedi. Mereka bersumpah untuk tak saling jatuh hati. Remi tak sudi mencintai perempuan yang suka berpakaian terbuka dan hobi gonta-ganti lelaki. Sedang Nawa lebih baik pacaran dengan tiang lampu merah di perempatan daripada menjalin kisah dengan lelaki berpikiran kerdil macam Remi. Masalahnya, ini adalah kisah cinta. Mustahil tak ada yang tumbang pada akhirnya. Minimal satu yang harus patah. **** PERINGATAN : Beberapa bagian sudah dihapus oleh penulis. Part tidak lengkap.