Perpustakaan Online
4 stories
TELUK ALASKA 2  by ekaaryani
ekaaryani
  • WpView
    Reads 3,945,876
  • WpVote
    Votes 335,887
  • WpPart
    Parts 25
[SEQUEL TELUK ALASKA] Alistasia Reygan, semua orang menganggapnya sempurna dan bisa mendapatkan segalanya dengan mudah. Dia tidak pernah memiliki kesalahan di mata semua orang karena sikapnya yang rendah hati. Dan tiba-tiba saja kesalahan pertamanya muncul karena dia sekolah di tempat yang salah. Membuatnya kembali bertemu dengan teman kecil yang dia sukai sebagai musuh bebuyutan. Dia bukan musuh biasa, dia sangat terkenal dengan sosok yang angkuh dan ditakuti semua orang. Cowok itu adalah Bara William. [SEQUEL TELUK ALASKA - BISA DI BACA TERPISAH!] Note: CHAPTER NGGAK ADA YANG DI PRIVATE, KALIAN BEBAS BACA TANPA RIBET! Copyright© 2020 By: Eka Aryani
89 Days Later by kannanpan
kannanpan
  • WpView
    Reads 736,126
  • WpVote
    Votes 57,834
  • WpPart
    Parts 34
[WattysID 2020 Winner: Young Adult] Di hari pertama PKL-nya, Miki tidak menduga akan diputuskan begitu saja oleh pacarnya, Nikko. Ketika mencoba melupakan perasaannya untuk sang mantan, Miki malah terlibat terlalu jauh dengan Elang dan Priko. Miki dengan senang hati dijemput oleh pacarnya Nikko di hari pertama PKL-nya, hanya untuk mendapati Nikko minta mereka putus. Belum lagi permasalahan yang baru saja menimpa keluarganya membuat Miki semakin gundah. Mencoba menanggalkan perasaannya, Miki ingin fokus pada tugas yang diberikan, ditemani Priko dan Elang yang belum lama dikenalnya. Tetapi, semuanya menjadi semakin rumit ketika Nikko memintanya kembali dan Elang memutuskan untuk memperkenalkan diri sebagai pacar baru Miki tanpa persetujuan gadis itu. Lalu, ada Priko, yang muncul tiba-tiba di rumahnya dan mendapatkan dukungan-tanpa diminta-dari sang Ayah karena mereka sudah saling mengenal sebelumnya. Saat semua itu terjadi hanya beberapa hari sejak dimulainya PKL, siapa yang tahu apa yang akan terjadi 89 hari kemudian? © Juni 2017 by Kansa Airlangga
00.00 by ameysiaa
ameysiaa
  • WpView
    Reads 61,139,512
  • WpVote
    Votes 5,845,489
  • WpPart
    Parts 51
"𝚂𝚎𝚙𝚊𝚜𝚊𝚗𝚐 𝚕𝚞𝚔𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚊𝚔𝚑𝚒𝚛 𝚍𝚞𝚔𝚊." -𝒜𝓂𝑒𝓎𝓈𝒾𝒶𝒶, 𝟢𝟢.𝟢𝟢 "Tolong jemput gue, Ka," pinta gadis itu. "Gak bisa, gue mau jemput Nilam." Jawaban dari seberang sana. "Berarti gue boleh minta jemput Sekala?" tanya gadis itu akhirnya. "Ganjen banget! Pesen taksi kan bisa." Gadis itu memasang raut tak percaya. "... gak waras lo, Ka." •••• "Lo lebih ngebela Nilam dibanding gue yang pacar lo sendiri, Ka!?" bentak Kara. "Nilam itu lagi sakit, Kara!" Naka balas membentak gadis itu. "Iya, sakit jiwa!" tandas Kara. •••• "Naka! Lo bilang lo bakal selalu percaya ama gue!" ucap Kara memohon "Itu dulu. Minggir!" ucap Naka dingin. •••• "Bahagia terus, Kara." "Lo peduli?" •••• "Pilihan lo cuma dua." "Mati tragis." "Atau hidup tragis." -00.00 Start ➡️11 April 2021 End ➡️9 Agustus 2021
GOODBYE DANIEL by Eriscafebriani
Eriscafebriani
  • WpView
    Reads 172,865
  • WpVote
    Votes 26,461
  • WpPart
    Parts 16
PREKUEL DEAR NATHAN (SUDAH TERBIT) Hal terberat dari kehilangan bukanlah perasaan ditinggalkan, tetapi berusaha menjalani kehidupan dengan sisa kenangan yang masih tersisa di ingatan. Seandainya Nathan tahu waktu memang sesingkat itu, dia akan membuat lebih banyak kenangan dengan Daniel. Nathan tidak akan marah jika hanya segelas susu cokelat yang terhidang di atas meja makan. Dia tidak akan kesal jika Daniel mengganti acara televisi dengan tayangan kuis interaktif karena menonton Power Rangers bisa nanti tapi menonton bersama Daniel hanya punya waktu terhitung jari. Dia akan memilih mengalah membiarkan Daniel berada di posisi paling utama untuk menyambut kepulangan Papa dari kantor sambil memegang tas kerja. Dia akan membiarkan Daniel meminjam seluruh kaus bistro kesayangannya bahkan tanpa harus meminta izin. Karena kini dia tidak bisa melakukan itu lagi. Daniel pergi meninggalkan kamarnya yang rapi tanpa sentuhan. Handuk yang masih dijemuran. Tuts piano yang tidak pernah lagi berbunyi. Kolor biru yang setia tergantung di belakang piano menunggu diambil oleh sang empunya. (Prekuel dari cerita Dear Nathan)