khalitaxyz
Sejak kecil, Nara Senjani dan Arka Pradipta tumbuh bersama dalam kedekatan yang sulit dijelaskan. Terlalu hangat untuk sekedar persahabatan, namun tak pernah benar-benar memiliki nama. Arka kerap memperlakukan Nara seolah ia adalah seseorang yang paling berarti.
Dengan senyum santai yang selalu membuat hati Nara goyah, ia pernah berkata, "Bagaimana kalau suatu hari kita berakhir bersama? Aku mungkin akan menyesal karena tidak dari dulu saja kita mencoba." Bagi Arka, mungkin itu hanya kalimat yang lewat begitu saja. Namun bagi Nara, kata-kata itu tinggal lama di dalam hatinya.
Selama bertahun-tahun Nara berusaha menolak kemungkinan itu. Ia percaya persahabatan mereka terlalu berharga untuk dipertaruhkan pada sesuatu yang rapuh seperti cinta. Tetapi perhatian Arka yang tak pernah benar-benar menjauh perlahan meruntuhkan semua batas yang ia jaga. Hingga pada akhirnya, Nara memilih percaya, menyerahkan hati, masa depan, bahkan dirinya sepenuhnya kepada seseorang yang ia kira akan tetap tinggal.
Namun kenyataan datang dengan cara yang paling menyakitkan. Arka tidak pernah benar-benar mencintainya. Di balik segala perhatian dan kata-kata yang membuat Nara percaya, Arka ternyata adalah seseorang yang tak pernah ingin terikat. Ketika semuanya menjadi nyata bagi Nara, Arka justru memilih pergi dan meninggalkan luka yang dalam pada Nara. Menyisakan sebagian tubuh dan jiwa Nara yang harus tetap hidup walau dengan tertatih-tatih.
Dihantam rasa malu, penyesalan, dan kehilangan yang tak terucapkan, Nara akhirnya memilih pergi dari kota kelahirannya. Ia meninggalkan semua kenangan yang pernah ia anggap sebagai rumah. Sejak saat itu, Nara menutup pintu hatinya rapat-rapat. Karena baginya, cinta bukan lagi tentang harapan melainkan luka yang pernah membuatnya kehilangan dirinya sendiri.
Meski Jogja menyimpan banyak luka, aku akan tetap merindunya.
Yogyakarta, Februari 2026
{Update seminggu 1-2x]