umminurf's Reading List
4 stories
Sterne by raniestpn
raniestpn
  • WpView
    Reads 583,964
  • WpVote
    Votes 22,801
  • WpPart
    Parts 58
"Gue bakal lepasin lo, kalo itu emang yang terbaik." -Astrella. "Jangan gila! Lo udah terlanjur buat gue jatuh cinta, dan dengan gampangan lo nyuruh gue buat lepasin lo? Gue akan pernah mau!"- Algis Astrella menyukai Algis, tapi Algis tidak menyukai Astrella. Algis yang dingin dan ketus. Sangat sulit untuk digapai. Tapi apa jadinya, saat Algis mulai mendekat tapi justru Astrella berjalan menjauh. Karena sebuah pilihan yang membuatnya harus melepaskan Algis yang hampir tergenggam. Bagi Astrella dia rela kehilangan segalanya demi orang yang disayang walaupun harus melepaskan orang yang dicinta. Astrella tau, tidak ada yang lebih baik saat Astrella mencoba melepaskan dari pada mempertahankan karena hal itu akan semakin menyakitkan.
Troublemakers by omgitsann
omgitsann
  • WpView
    Reads 462,619
  • WpVote
    Votes 21,929
  • WpPart
    Parts 26
Ketika benci menjadi cinta yang bertepuk sebelah tangan. Dan ketika benci menjadi cinta yang datang terlambat.
Restrained by vanilla-twilights
vanilla-twilights
  • WpView
    Reads 8,247
  • WpVote
    Votes 1,190
  • WpPart
    Parts 22
Kamu tidak bisa melihat warna, tapi kamu selalu memberiku warna-warna yang berbeda setiap hari. "Restrained" All rights reserved © 2017 by Nadhira Ryana (vanilla-twilights) only on Wattpad
London Love Story 2 by ZahiraPrasticha
ZahiraPrasticha
  • WpView
    Reads 63,640
  • WpVote
    Votes 893
  • WpPart
    Parts 8
"aku bersyukur, semua hari-hariku begitu berarti. Dan aku, akan tetap minta sama Tuhan untuk ambil nyawa aku satu hari sebelum tuhan ambil nyawanya. Karena, setiap detik jantungnya adalah detik berharga untuk aku." Caramel sangat bahagia. Betapa tidak, impiannya sejak kecil untuk melihat dan bermain salju, akhirnya terwujud. Karena, Dave memberinya hadiah kejutan liburan ke Swiss untuk merayakan ulang tahun Caramel. Saat akan berangkat menggunakan kereta dari stasiun St. Pancras International London menuju Swiss, tiba-tiba Dave tidak bisa berangkat bersama Caramel. Sesampainya di sana, Sam yang sudah menjemput Caramel, membawanya makan malam di sebuah restoran terbaik di kota Zurich hingga Caramel sangat terkesan. Sayangnya, kebahagiaan Caramel menikmati hari pertamanya di Swiss, terganggu karena kemunculan Gilang, seorang chef sekaligus cucu pemilik restoran di Swiss. Gilang meminta Caramel untuk menemuinya disebuah restoran. Caramel datang dan menemui Gilang.