Pinguinwucu
- Reads 2,469
- Votes 127
- Parts 9
Berawal dari satu chat, "Galonnya satu ya." Ternyata chat itu terkirim ke nomor yang bukan penjual galon, tapi Yusuf- Ustadz yang biasa mengisi kajian di masjid komplek. Nomornya ternyata sengaja ditempel di depan ruko toko galon oleh Bunda-nya, dengan modus: cari menantu.
Hanami menolak ketika Ibunya menyuruh ia untuk mendaftarkan diri menjadi istri Yusuf. Namun, siapa sangka Ibunya mendaftarkannya secara diam-diam. Karena itu Hanami bertambah malu, berharap ia dan Yusuf tidak pernah bertemu lagi.
Garis waktu memilih mereka untuk terus bertemu. Di sekolah, di rapat guru yayasan, di rapat komunitas sosial. Disetiap sudut yang dulunya asing, kini menjadi kebetulan yang sering, disengaja.
Ini bukan kisah cinta pada pandangan pertama. Ini hanya kisah dua orang yang dipaksa semesta untuk saling bertemu, sehingga cinta di antaranya perlahan bertumbuh.
"Kamu dan Bunda adalah dua cahaya di dalam hidup saya. Bunda sudah tidak ada. Kalau kamu pergi, ke mana saya berlari?." - Muhammad Yusuf Ghazi Badiuzzaman.