AdhitaNingtias's Reading List
4 stories
Satu Kata Satu Rasa by dy_dee
dy_dee
  • WpView
    Reads 37,879
  • WpVote
    Votes 538
  • WpPart
    Parts 30
Satu kata dapat mengungkap sebuah cerita. Satu kata berjuta makna beribu rasa. Kata mewakili sebuah dunia ide.
Kata Pram by classfield
classfield
  • WpView
    Reads 123,196
  • WpVote
    Votes 5,092
  • WpPart
    Parts 22
"Seorang terpelajar harus bertindak secara terpelajar sejak dalam pikiran ataupun perbuatan!" Pram, panggilan yang dalam kehidupan sehari-hari ia dipanggil adalah seorang sastrawan hebat yang telah melahirkan karya-karya yang sangat luar biasa. Ia lahir di Blora, Jawa Tengah, 6 Feberuari 1925. Hampir seluruh karyanya telah diterjemahkan ke lebih dari 40 bahasa. Sangat luar biasa, betapa bangganya bangsa-bangsa Indonesia memiliki sastrawan hebat sekaliber Pramoedya Ananta Toer. Pramoedya telah menuangkan karya-karyanya dalam bentuk tulisan berupa novel, cerpen, dan artikel. Karya-karya ini berhasil melambungkan namanya dan sekelas dengan beberapa satrawan dunia. Tidak hanya sebagi penulis, Pram juga merupakan seorang tokoh demokrat sejati yang berpegang teguh dalam membela hak asasi manusia. Bentuk pembelaan terhadap hak asasi manusia ia tuangkan dalam beberapa tulisannya. Salah satu karyanya yang luar biasa dalah Tetralogi Pulau Buru yakni Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah, dan Rumah Kaca. Keempat novel ini ia tulis ketika ia diasingkan oleh rezim Soeharto ke penjara di Pulau Buru, karena tuduhan sebagai anggota organisasi terlarang PKI, ia ditahan selama 14 tahun pada zaman Orde Baru tanpa adanya kepastian hukum dalam kasusnya. Karya pertama Pram pertama kali terbit di Australia pada saat itu, sungguh Ironis memang. Bagaimana mungkin karya anak bangsa yang seharusnya lebih dihargai dalam negeri sendiri justru diperkenalkan pertama kali oleh bangsa asing. Banyak tulisan karya Pram dibakar pada masa Orde Baru (copyright dari google) Dan disini saya membagi penggalan-penggalan kata-katanya. Selamat Membaca!
The Perfect Devil by redxochiquetzal
redxochiquetzal
  • WpView
    Reads 2,314,501
  • WpVote
    Votes 111,951
  • WpPart
    Parts 35
[SEQUEL THE SWEETEST BILLIONAIRE | Bisa dibaca terpisah] DONT COPAST MY STORY! --------------------- SEAN ATHEO ADDISON. Sang pewaris tunggal Addison Corps, perusahaan terkaya nomor 1 di dunia. Dia Dipredikati sebagai 'the most perfect man' karena ia memang mempunyai segalanya, Mobil mewah, paras malaikat nya bangunan perusahaan dimana mana, rumah dan mansion mewah, serta aset kekayaaannya yang melebihi kata milliar, bahkan mencapai triliun!. Hanya satu yang kurang dari dirinya, sebuah perasaan akan cinta & kasih sayang. Hingga seorang gadis ceroboh nan berisik datang kedalam kehidupannya, yang membuat ia ingin sekali mencekik gadis tersebut. Sean membenci kebisingan. Meet, QUEENA VIOLETA. Semua orang menakuti Sean, para mafia pun begitu, tetapi tidak dengan gadis yang satu itu. Ia terus bersikap santai dan tidak ambil hati saat Sean melemparkan kata kata pedasnya. Dia bahkan tidak mengurangi volume suaranya dan tidak mengurangi kecerewetannya. Jangan lupakan 1 hal. Sean mewarisi seluruh kepribadian yang dimiliki ayahnya, termasuk 'senjata' yang diturunkan secara temurun, Yang menjadikannya pria yang cukup berbahaya. Para Mafia mengira ia dan Ayahnya hanyalah sebuah mitos dikalangan mereka, tapi ternyata? Para Mafia memanggilnya... 'THE GODFATHER' Queena tidak peduli seberapa berbahayanya Sean, sampai ia melihat sendiri Sean dalam keadaan marah besar. Sean yang memegang 'senjata' mitos, serta aura gelap yang mengelilinginya. Itu membuat Queena Menjulukinya, "The Perfect Devil" Sang setan yang sangat keji yang terperangkap ditubuh seorang Malaikat sehingga membuatnya tampak sempurna walau sisi kejinya sangat tidak bisa ditoleransi. Perlahan tapi pasti, Sean mulai menerima kehadiran Queena yang sangat berisik. Terkadang, mendengar ocehannya bisa membuatnya sedikit tenang. Diam dan cukup lihat apa yang akan Sean lakukan kepada orang orang yang berani mengusiknya dan orang yang ia sayang. 'Choose Wisely, become a disabled person or die?'