qyaannajah's Reading List
19 stories
Tak Seputih Melati [PINDAH TAYANG KE INNOVEL] by pinkmacaroontea
pinkmacaroontea
  • WpView
    Reads 200,824
  • WpVote
    Votes 17,811
  • WpPart
    Parts 52
Dia memang secantik melati, tapi tak seputih warnanya. Dia memang seharum melati, tapi berapa banyak busuk yang harus menyerangnya. Dia bukanlah Siwi dengan segala pengertian dan kesabarannya. Bukan juga Ninda dengan segala semangat dan keceriaannya. Dia hanyalah Gian, perempuan dengan mata yang memancarkan semangat tapi begitu engkau menyelamnya lebih dalam, maka engkau akan menemukan pancaran lelah dan kesakitan di dalam sana. °°°°° Satrio pikir, menjadi berengsek dan ditinggalkan oleh Siwi dan Ninda sekaligus adalah titik paling buruk dalam hidupnya. Membuat Satrio harus hidup di antara kungkungan rasa bersalah yang membumbung untuk para mantannya. Awalnya dia menganggap dia adalah orang dengan jalan hidup terberengsek yang pernah ada. Nyatanya semua itu berubah, justru dia malah merasa beruntung ketika bertemu dengan Giandra Ayu Paramitha. Lagi-lagi seorang karyawan baru di kantornya. Ternyata dia lebih beruntung dari Gian. Gian yang awalnya dia anggap hanyalah perempuan dewasa seperti Siwi sekaligus perempuan penuh semangat seperti Ninda. Nyatanya hidup yang harus Gian pikul di pundaknya tak seringan itu. Gian sampai harus terjatuh berkali-kali demi memikul beban hidup itu di pundaknya. Hati Satrio terenyuh ingin membantu Gian memikul beban itu bersama-sama. Tapi ternyata semua tak semudah yang ada di bayangan Satrio. °°°°° PS : Untuk pembaca baru yang nggak tahu siapa Siwi, siapa Ninda. You can check out to my story. Check cerita dengan judul "Yang Kedua". 'Cause I won't to explain them too much in this story. They're not the main point at this work. Copyright 2018 by Raudha
Adara by risma1984
risma1984
  • WpView
    Reads 270,101
  • WpVote
    Votes 22,309
  • WpPart
    Parts 46
"Yang gantiin pak Hamdan yang mana sih?" bisikku pada Aimee yang tengah fokus pada mereka yang di depan. "Itu, Ra, yang ganteng," katanya berbisik. Aku melirik ke arah Aimee dan kulihat Aimee mengangguk dengan wajahnya yang berbinar. "Bakalan betah kayaknya, Ra, di sekolah," dia terkikik geli. Aku hanya mencebikkan bibir bawahku lalu fokus pada acara. "Bapak dan ibu semua, mari saya perkenalkan kepala sekolah yang baru yang akan menggantikan saya di sekolah ini," Pak Hamdan mulai memperkenalkan si kepala sekolah baru. "Beliau ini..." pak Hamdan mengenalkan laki-alaki yang duduk di sampingnya. "Namanya Bapak Ganendra Bhadrika, beliau akan menggantikan saya untuk memimpin sekolah kita." Hooo namanya Ganendra. Keren namanya. pas buat orang ganteng. Eh, keceplosan.
HEART RATE ( COMPLETE )  by tripleATriple
tripleATriple
  • WpView
    Reads 413,011
  • WpVote
    Votes 16,372
  • WpPart
    Parts 48
Heart rate .. menceritakan tentang Aluna putri pasangan pradikta dan davina ... Aluna tumbuh menjadi gadis yang cantik dan cerdas, aluna mengikuti jejak orang tuanya menjadi seorang dokter, sifat pendiam dan aga dingin memang di turunkan dari pradikta ayahnya ... kecantikannya adalah perpaduan antara ibunya yang cantik dan ayahnya yang tampan. Tak heran banyak pria yang memujanya .. Aluna dibesarkan dengan limpahan kasih sayang dan materi dari keluarganya Sehingga agak sulit untuk keluar dari zona nyamannya, sampai dia bertemu dengan sosok pria yang bisa meluluhkan hatinya ... Tapi tunggu apakah pria tersebut benar-benar bisa meluluhkan hati aluna untuk menjadi istrinya? Baimana kisah selanjutnya ??? Simak terus ceritanya ya .... Berikan vote dan comment kalian juga yaaa .. Terimakasih ...
TENTANG RENATTA ( COMPLETE ) by tripleATriple
tripleATriple
  • WpView
    Reads 165,630
  • WpVote
    Votes 8,716
  • WpPart
    Parts 41
Renatta givani puteri , seorang mahasiswi jurusan design interior , cantik, ceria , pintar dan memiliki banyak teman. tapi yang membuat heran dua tahun ini dia terlihat tak pernah punya pacar . Banyak pria yang mendekatinya untuk menjadikannya pacar tapi selalu tak pernah berhasil . Ini yang selalu menjadi pertanyaan banyak orang. , ada apa dengan renatta? Kisah cinta renatta tak berhenti di rafael, masih ada kisahnya dengan dokter arrayan dan kapten arga . Simak cerita baru aku yaaaa ❤ Terimakasih ..
Betari (Tamat) (OPEN PO) by risma1984
risma1984
  • WpView
    Reads 418,794
  • WpVote
    Votes 4,049
  • WpPart
    Parts 10
Aku mengambil bundelan kertas yang diserahkannya dengan kasar, "Abis dari sini saya mau lapor polisi," kataku ketus membuat dia menatapku heran. "Kenapa?" tanyanya dengan mengangkat satu alisnya. Sialan! Malah tambah ganteng. Kurang ajar emang nih lakik gantengnya. "Abis bapak seenaknya sama saya," kataku asal. "Hah?" tambah heran dia. "Bapak seenaknya nyuri hati saya, terus bikin saya klepek-klepek lagi, saya gak terima makanya saya mau lapor polisi dengan laporan pencurian dan perbuatan tidak menyenangkan. Permisi!" kataku sambil meninggalkan si Gula jawa yang kini sedang terbahak.
Speechless (Completed) by cillovia
cillovia
  • WpView
    Reads 1,275,548
  • WpVote
    Votes 11,605
  • WpPart
    Parts 3
"Kenapa pas SMA dulu kamu nggak pernah bilang?" Gadis itu menuntut jawaban darinya. "Bilang apa?" "Kalau kamu suka sama aku, kayak yang di lakuin dia." "Udah ku bilang kan? Nggak semua hal harus di ungkapkan dengan kata-kata." "Tapi kan aku juga mau denger langsung dari kamu." Suaranya mencicit pelan. Dia terkekeh. Tidak pernah terucap dalam kata, bukan berarti hati ini mati rasa. #1 Speechless on 15/01/2020 #1 Karma on 12/08/2020 #1 Kiss on 26/10/2020 #1 Teens on 14/11/2020 #1 Lovesilence on 02/03/2021 © don't copy my story nb: moved to dreame
Interlude - END (Terbit) by andreadraxler
andreadraxler
  • WpView
    Reads 660,111
  • WpVote
    Votes 37,424
  • WpPart
    Parts 28
"Aku hanya memberimu sebuah jeda, bukan akhir dari segalanya." - Costa Arditya. Namun, benarkah jeda itu akan menghangatkan ruang rindu, atau malah menghancurkannya jadi debu? (Telah di-unpublish sebagian)
Home (Completed) (Repost) by risma1984
risma1984
  • WpView
    Reads 174,896
  • WpVote
    Votes 16,824
  • WpPart
    Parts 61
"Siapa barusan? Kok enggak disuruh masuk dulu?" ayah kini mengalihkan fokusnya padaku. "Teman Yah. Tadinya mau turun tapi aku bilang gak usah, gak enak udah malem," kataku lalu berjalan meninggalkan ayah. "Harusnya suruh masuk dulu, biar ayah tahu kamu berteman sama siapa?" katanya lagi. Aku memutar mataku jengah. Lalu berbalik menghadap ayah. Lalu berjalan mendekatinya. Menggelayutkan tanganku di tangan kekar laki-laki paruh baya yang selalu merasa khawatir padaku, seakan-akan aku ini masih gadis kecilnya. Satu hal yang ayah lupa aku kini sudah berusia 26 tahun dan aku sudah bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. "Ayah, dia itu bukan siapa-siapa! Ayah gak usah khawatir kakak udah 24 dan bisa jaga diri," kataku sambil menggiring ayah masuk ke dalam rumah. Kudengar ayah menghela nafasnya, "Kamu itu permata ayah satu-satunya, harus benar-benar ayah jaga, karena ayah tidak akan memaafkan diri ayah sendiri jika sesuatu terjadi sama kamu," katanya. Aku mengelus lengan ayah, "Ayah gak usah khawatir! Kakak gak akan buat ayah kecewa," kataku lalu masuk ke dalam rumah. Ayah kemudian melepaskan lenganku yang menggamit menutup pintu depan dan memastikannya agar terkunci rapat.
Stuck WIth You! (Tamat) by risma1984
risma1984
  • WpView
    Reads 183,675
  • WpVote
    Votes 26,185
  • WpPart
    Parts 83
"Apa?" tanyaku kesal. "Lu gak percaya kalau gue juga bisa ngelupain elu dan secepat ini punya pacar lagi?" tanyaku membuat Pras terlihat salah tingkah. "Gak percaya kalau dia pacar gue?" Pras masih diam. "Oke gue tunjukin sesuatu biar lu percaya kalau dia pacar gue," kataku sambil melepaskan lenganku yang dicekal Pras. Setelahnya aku sedikit berjinjit untuk menyamakan tinggiku dengan pria dihdapanku, kemudian menangkup wajahnya dengan kedua tanganku lalu...cup! satu kecupan aku bubuhkan di bibir pria yang sialannya ternyata biarpun matanya melotot karena kaget dia malah keliatan ganteng. Bibirnya tebel sama lembut lagi biarpun ini hanya sebuah kecupan ringan dan bukan ciuman penuh napsu. Sialan kok malah degdegan! Aku melepaskan tanganku dari wajah yang aku tangkup lalu menoleh ke arah Pras yang ternyata masih melongo karena kaget menyaksikan aksiku mencium laki-laki asing yang sama sekali tidak dia kenal. "Udah percaya sekarang? Atau masih kurang? Mau yang lebih hot lagi?" tantangku pada Pras yang kini terlihat benar-benar kesal. Dia terlihat berdecak. "Aku bisa pastikan kalau kamu bakal nyari aku lagi dan minta aku buat balik lagi sama kamu!" katanya lalu pergi meninggalkanku begitu saja. Setelahnya aku menatap takut-taku ke arah pria di hadapanku yang kini sedang menatapku tajam sambil melipat tangannya di dada. Aku nyengir lalu melepaskan tanganku dari lengan kekarnya dan pergi begitu saja dari hadapannya sambil tak berhenti berdoa di dalam hati, semoga setelah ini aku tak akan lagi dipertemukan dengan dia. Bisa mati karen malu aku ini. Tapi ya, siapapun kamu, makasih lo ya udah nyelamatin aku dari si kampret tukang selingkuh!
Ayo Nikah! (End) by risma1984
risma1984
  • WpView
    Reads 327,669
  • WpVote
    Votes 3,809
  • WpPart
    Parts 6
"Terus kenapa sampai sekarang lu belum nikah?" tanyaku kini. Randu dan aku memang kurang beruntung dalam hal percintaan. Berkali-kali pacaran tapi berakhir dengan bubar jalan. Sampai-sampai mamanya, Tante Indy berkelakar kalau jodoh Randu itu aku dan aku jodohnya Randu, makanya baik aku dan Randu susah dapat jodoh. Tinggal nunggu sadar aja katanya. Lah, aku sama Randu gak sadar-sadar dong karena gak ada getaran apa-apa. sumpah ya, dia itu beneran udah kayak temen satu rahim aja gitu. "Gue nungguin lu kawin, kalo lu udah nemu jodoh lu baru gue gencar cari jodoh," lah apaan tuh jawaban, teori dari mana tuh? "Kalau gue gak kawin-kawin gimana?" kataku kini. Dia mendengus kesal lalu membalikan tubuhnya tepat ke layar televisi lalu mengambil stik PS-nya kembali dan kembali fokus pada mainannya, meskipun aku mendengar dia bergumam. "Kalau lu gak kawin ya gue juga gak kawin, kalau perlu lu gue kawinin," apaan tuh? Dia ngomongnya cepet banget meskipun aku tetap bisa mendengar. Hanya saja aku ingin mendengar lebih jelas, takut kalau-kalau aku salah denger. "Apa-apa? gue gak denger!" kataku penasaran. Dia mendengus. "Kagak ada siaran ulang!" katanya kesal dan aku hanya tertawa saja melihat dia yang terkadang salah tingkah dengan segala leluconku. Du, masa gue harus nikah sama lu kalau gue gak dapet jodoh, geli banget deh gue bayanginnya.