Healing_diriku's Reading List
2 stories
Turnamen Mentari | Seri 1 | END by Karasmara
Karasmara
  • WpView
    Reads 752,033
  • WpVote
    Votes 152,921
  • WpPart
    Parts 68
Di dunia di mana kekuatan magis hanya didapatkan bila melakukan kontrak dengan para dewa, kedatangan Pemagis Murni, seorang yang memiliki magis tanpa kontrak sudah diramalkan. Karena kemampuannya sebagai Pemagis Murni, adik Ree diculik dan dipaksa mengikuti Turnamen Mentari. Ree pun mengejar Andreas hingga ke Turnamen Mentari. Tetapi kedatangannya di turnamen kuno itu justru mengupas masa lalu Ree perlahan-lahan. Ini bukanlah cerita mengenai Pemagis Murni yang diramalkan. Ini adalah cerita Ree berusaha untuk melawan ramalan itu dan takdirnya sendiri. "Jangan biarkan siapapun menjadi dalang akan hidupmu. Kau harus menjadi dalang utama." "Berlari dari takdir, maka kau akan dikejar. Berlari dari dirimu sendiri, maka kau akan kehilangan. Berlari dari keduanya, kau tidak akan bertahan." ___________________________________________ I OWN THE COVER Copyright @Karasmara est. 20 Mei 2020
ANANT by langsapena
langsapena
  • WpView
    Reads 132,549
  • WpVote
    Votes 6,686
  • WpPart
    Parts 70
Keysa membenci keasingan ini, tapi dia jauh lebih membenci segala cara yang dia lakukan untuk membunuh perasaannya berulang kali, dan gagal. Perasaannya telak! Tak dapat ditawar bahkan oleh sisa kewarasannya sekalipun, seolah laki-laki itu sudah menduduki peran penuh dalam ruangan hatinya. Perannya satu, utuh. Laki - laki itu membuatnya terus mati sendiri berulang kali, perasaan sepihak ini tak pernah adil, tapi upaya pergipun tak pernah berhasil. Perasaannya purna, selalu jatuh pada orang yang sama. Pada tatapan dingin yang kadang tampak suam, senyumnya langka, bicaranya jarang, rambutnya sedikit berantakan, dan segalanya terlihat apa adanya. Jam tangan hitamnya simple, tumbler putihnya polos, case hpnya hitam tanpa sesuatu yang istimewa, headset putih yang kadang dipakainyapun terlihat biasa saja. Tapi dia pemegang penuh perasaan Keysa, tanpa tau caranya lupa, tanpa tau caranya tiada. Laki - laki itu pemilik rasanya. Dia Anant, Ananta.