NurAzizah723395's Reading List
3 قصص
Adlan & Aisyah (Mozaik Cinta) بقلم Maulisbir
Maulisbir
  • WpView
    مقروء 2,379
  • WpVote
    صوت 95
  • WpPart
    فصول 12
"Aku bisa melakukan apapun yang aku mau. Kang Kobat sedang ke Gunungpati menjemput bos besar, di sini hanya ada kau dan aku. Kang Kobat memang bilang agar kau tidak diapa-apakan, tapi jika hanya mencicipi bibirmu saja pasti tak akan ada bekasnya bukan?" Jambrong mendekatkan wajahnya ke wajah Aisyah. Aisyah memalingkan wajahnya. Jambrong lalu memegang kepala Aisyah. Kepala Aisyah kini dalam kuasanya. Aisyah menutup mulutnya rapat- rapat. Matanya terpejam. Laki-laki berbrewok lebat itu kembali mendekatkan wajahnya, semakin dan semakin dekat dengan wajah Aisyah. Tinggal beberapa centi lagi bibirnya akan mendarat di mulut Aisyah yang masih tertutup rapat. BLAKKK!!! Sebuah balok kayu menghantam punggung Jambrong, sangking kerasnya sampai patah menjadi dua. Ia tersungkur ke lantai. Tubuhnya tak bergerak, sepertinya pingsan. "Adlan? Bagaimana bisa?" Aisyah kaget melihat kedatangan Adlan, suaranya tercekat. "Penjelasannya nanti saja." Adlan langsung sibuk melepas ikatan yang melekatkan tubuh Aisyah dengan kursi yang didudukinya. "Adlan awas!" Teriak Aisyah. 📌WARNING!!!📌 Ada banyak sekali candu dalam kisah ini, jika kau mulai membacanya, maka jangan berharap bisa berhenti tanpa penasaran dengan kisah selanjutnya.. Gak percaya? Buktikan saja.. 😄😉
Women's Perspective بقلم misslarmes
misslarmes
  • WpView
    مقروء 1,169,790
  • WpVote
    صوت 61,079
  • WpPart
    فصول 49
[Sudah Terbit] Cover ini berbeda dari cover yang diterbitkan. Semuanya dari sudut pandang seorang wanita dewasa. Cover by my self, pic by pinterest: Tahereh Mafi Written in Bahasa. [19- Agustus- 2017] Dilarang keras menjiplak! Akan diupdate cepat kalo author ga sibuk.
Aira بقلم swp_writingproject
swp_writingproject
  • WpView
    مقروء 159,286
  • WpVote
    صوت 22,668
  • WpPart
    فصول 19
[SELESAI] Dapatkah Aku menjadi perempuan tangguh? setangguh Nusaibah binti Ka'ab radiyallahu'anha. Perempuan yang namanya tercatat dalam tinta emas penuh kemuliaan. Yang saat ajal menjemputnya, disambut oleh para Malaikat dari segala penjuru langit dan bumi. Aira Nusaibah----ibarat sebuah untaian do'a tak terucap, terlantun lewat tutur nama. Aira, yang berarti perhiasan penuh kilau. Sedang Nusaibah, yang berarti perempuan tangguh, pembela Agama Allah, hingga ajal menjemputnya. Oh! Apa yang bisa dibanggakan dariku? Setitik racun berbalut madu telah mengubahku. Menjadi diriku yang lain. Pil pahit bernama kecewa berhasil mengubah bukan hanya raga, namun seluruh jiwaku, lalu, aku mulai merasa cemas, takut, dan tak tenang, Di titik akhir pencarian, dapatkah aku kembali bertemu dengan mahabbah? Meraih kembali CintaNya?