NatihLestari
- Reads 1,545
- Votes 62
- Parts 13
PROLOG
ketika sebuah mimpi dipertaruhkan
ketika sebuah janji hanya berupa ucapan
dikala hati menjerit memanggil namamu
seketika logika tersingkir oleh sang hati
dikala pikiran hanya tertuju padamu
hanya satu hal yang pasti
namamu terukir indah di relung hatiku.
●●●●●● LN ●●●●●●
maaf, maaf kan aku, aku harus pergi na kau tau ini mimpiku sejak dulu, disatu sisi aku bahagia karna selangkah lagi aku akan mencapai cita - cita ku, tapi di sisi lain entah mengapa aku merasa sedih jika harus meninggalkan pulau dewata ini, begitupun kamu, aku nggak tau berapa lama waktu yang akan menahanku disana, akupun tak tau apakah aku akan pulang dengan selamat ?, atau hanya tinggal nama ? biarpun begitu aku harus pergi karna pertiwi memanggilku, aku tak bisa menjanjikan apapun padamu, akupun tak bisa menahnmu untuk tinggal, tapi jika kamu bersedia untuk menunggu, dan bertahan ditengah ketidak pastian ini sembari mempersiapkan diri untuk menjadi bhyangkariku maka aku akan berusaha semampuku untuk menjadi pantas untukmu.~ Dharma Ambara.
pergilah pergilah Ar, jika memang pertiwi memanggilmu aku tak kan menahanmu, karna ku tau, sumpahmu kepada negaralah yang memilikimu, aku disini hanya bisa mendoakan agar kau senantiasa dalam lindungan tuhan selama menjalankan tugasmu, tapi ingatlah suatu hal Ar sejauh manapun engkau pergi, seberat apapun tugasmu tapi tolonglah kembali karna aku disini senantiasa menunggumu, seperti halnya kamu aku disini senantiasa berusaha untuk memantaskan diri untuk bersanding denganmu, mendampingi dalam tugas muliamu menjadi bhayangkarimu.~Krisnanda Lestari.