red's diary - nomin
4 stories
BAHU LAWEYAN  [JUNG FAMS] by harleyxxuin
harleyxxuin
  • WpView
    Reads 457
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 1
Selama 10 tahun terakhir, Tyan menjalani hidupnya dengan keteguhan luar biasa, memimpin Jung Group dengan kerja keras. Dia mengelola perusahaan sekaligus merawat kedua anaknya, Marko dan Jendra, yang kini beranjak dewasa. Namun, kehidupan Tyan tak sepenuhnya seperti yang terlihat di permukaan. Di balik layar, dia menyimpan rahasia gelap yang terus menghantui keluarganya.
Muse [NOMIN] | END by harleyxxuin
harleyxxuin
  • WpView
    Reads 30,667
  • WpVote
    Votes 66
  • WpPart
    Parts 2
Mereka bilang cinta pertama jarang bertahan. Tapi bagaimana jika cinta pertamamu juga yang terakhir? Satu-satunya nama yang kau ulang dalam doa sejak remaja. Satu-satunya rumah yang kau tahu di dunia yang terlalu besar untuk dirimu sendiri. Kai dan Asael tumbuh bersama. Terbiasa saling menemukan di tengah kekacauan dunia luar-saling menggenggam lebih erat saat segalanya mulai goyah. Di antara sorotan lampu, nama-nama besar, dan janji-janji yang pernah di ucap dengan mata berbinar... sesuatu mulai retak. Ini bukan tentang siapa yang salah. Tapi tentang dua orang yang terlalu dalam mencintai, sampai tak tahu kapan harus berhenti bertahan.
ASIMETRIS [NOMIN] | END by harleyxxuin
harleyxxuin
  • WpView
    Reads 318,737
  • WpVote
    Votes 26,837
  • WpPart
    Parts 53
Kenal Galaksi? Si Pangeran Arsitektur yang digosipin seantero kampus. Si Casanova yang kalau senyum bikin pondasi hati runtuh. Orangnya kaku, presisi, dan logis. Pokoknya, "anak Teknik banget". Kenal Sena? Si anak DKV yang kalau nggak di studio, ya di kosan. Dunianya penuh cat, deadline, dan imajinasi liar. Orangnya bebas, ekspresif, dan kadang sedikit berantakan. Pokoknya, "anak FSRD banget". Dua manusia dari dua planet berbeda ini tidak saling kenal selama dua tahun, sampai sebuah kejadian yang tidak disengaja memulai bencana. Sejak saat itu, hidup Sena yang penuh warna jadi makin "ramai". Tiba-tiba harus pusing mikirin maket Galaksi yang hancur, kanvasnya yang abstrak karena noda kopi, sampai harus ngadu ke Galaksi karena ban mobilnya dikempesin pas nekat parkir di teritori Teknik. Kenapa harus Galaksi? Entah, sepertinya wajah Galaksi memang paling pas untuk dikomplain. Kata orang, benci itu tanda cinta. Kalau untuk Galaksi dan Sena, benci itu tanda... sial. Tapi kalau kesialan itu terjadi terus-terusan, jangan-jangan memang sudah takdirnya.