bacadeh
41 stories
The Marriage Blueprint by ArataKim
ArataKim
  • WpView
    Reads 3,606
  • WpVote
    Votes 546
  • WpPart
    Parts 11
"Emang lo berharap dapat suami yang kayak gimana?" "Yang jelas bukan modelan Pak Abi. Banyak mau!" * Sebut saja Kirana Lesmana kolot, tapi dalam daftar keinginannya, dia ingin bahagia: memiliki usaha kecil, punya keluarga sederhana, suami yang bisa diandalkan, juga satu atau dua anak yang menjadi pelengkap kebahagiaannya. Itu sebabnya setelah putus dari hubungan tujuh tahunnya, Kira memutuskan untuk mencari pasangan serius dan mengajukan resign dari kantornya. Namun, siapa sangka, orang yang dia kira menjadi penghalang justru membukakan pintu atas keinginannya. "Kamu cari suami, kan? Nikah sama saya aja."
The Escapist by PlutoPamit
PlutoPamit
  • WpView
    Reads 108,175
  • WpVote
    Votes 8,870
  • WpPart
    Parts 124
Aku lari dari dunia yang kian fana lewat kata-kata. Kata-kata, sesungguhnya hanya kata-kata yang tak bermakna apa-apa, kadangkala. Tetapi jika bersama kata-kata aku bisa menggila dan bersuka ria, mengapa tak meracau saja? Jangan percaya dengan setiap yang kukata, sebab setiap penulis sesungguhnya adalah pendusta. [Berisi segala racau kacau balau seperti biasa, puisi yang tidak pernah jadi, tidak akan banyak konten bahagia, karena hidup sudah terlalu bersuka cita}
Misery by stefanibella19
stefanibella19
  • WpView
    Reads 10,087
  • WpVote
    Votes 937
  • WpPart
    Parts 15
Dengan ini maka izinkanlah syairnya terbuka. Dibaca oleh lebih banyak orang, didengar oleh lebih banyak perasaan, dan dinikmati oleh lebih banyak tatapan. Semoga tidak hilang segala kenangan. Karena darinya ia akan tetap abadi di dalam dada. Semoga tidak hilang semua harapan. Karena darinya juga kita tetap bisa bertahan. Aku membukanya bukan sebab belum menerima. Aku membukanya bukan sebab belum sanggup berkata ikhlas. Aku membukanya semata karena ia lebih penting dari sekadar direlakan.
Serangkai by valeriepatkar
valeriepatkar
  • WpView
    Reads 1,631,545
  • WpVote
    Votes 137,675
  • WpPart
    Parts 27
(SUDAH TERBIT) Untuk Deverra, dari Divas, tentang Zacchio.
Dialektiva by penacandramawa
penacandramawa
  • WpView
    Reads 345,201
  • WpVote
    Votes 59,135
  • WpPart
    Parts 50
Ini cerita tentang Tiva dan kejenuhannya terhadap tipe-tipe mahasiswa yang ada di kampusnya--terutama di kelasnya. Tipe mahasiswa yang caper sama dosen, yang menggadaikan ungkapan agen of change sebagai alasan bolos kuliah, yang menyumpal telinganya dengan headset saat kuliah berlangsung, atau yang hanya bengong dan baca komik atau novel saat diskusi. Lalu Tiva sendiri masuk ke tipe mahasiswa yang mana? Dia tidak masuk di salah satunya. Dia membentuk tipe mahasiswa tersendiri--yang beranggotakan Tiva seorang. Tiva yang malas ikut diskusi "kacangan" di kelasnya, yang bukan mahasiswa berprestasi, yang tidak ikut BEM atau himpunan yang dielu-elukan sebagai media mahasiswa bisa mendapat banyak pengalaman, yang tidak pernah ikut riset atau penelitian juga. Tiva memang terkesan cuek dan apatis, tetapi ia selalu ada di garda terdepan dalam peka terhadap lingkungan sekitar. Juga, ia bisa menyelesaikan masalah hanya dengan kata-katanya. Dan saat dia berdialektika, semua tipe mahasiswa hanya bisa terdiam dan berdecak kagum dalam hatinya. Efek dari dialektika yang dilontarkan oleh Tiva (re: dialektiva) memberikan pengaruh besar setidaknya kepada tiga orang; Adiran Kiluan sebagai mahasiswa berprestasi yang tidak ingin spotlight miliknya ini berpindah kepada Sativa, Bumi Barameru sebagai "pejuang keadilan" yang merasa bahwa ucapan dan intuisi Tiva membuatnya menjadi manusia seutuhnya, juga Mizi yang sadar bahwa ia lebih dari sekadar "biasa". Baik Adiran, Bumi, dan Mizi pada akhirnya sama-sama mengorbit pada lintasan yang tidak pernah Tiva ciptakan. Ketiga laki-laki itu merasa berkonstelasi dengan Tiva dan merasa membutuhkannya. Tapi masalahnya, Tiva adalah seseorang yang kompleks dan sulit diterka. Akankah Adiran, Bumi, dan Mizi mampu mengorbit--bahkan melebur--bersama Tiva?
Paper Cuts by stefanibella19
stefanibella19
  • WpView
    Reads 2,803
  • WpVote
    Votes 162
  • WpPart
    Parts 6
pertanyaan-pertanyaan yang tidak pernah terjawab tetap akan selalu menghantui isi kepala. sama seperti kesalahan-kesalahan yang bukan milik pribadi, namun jadi sesuatu yang dianggap tanggung jawab. ia ada. titik-titik itu melukai. tidak terlihat, tapi menggores cukup dalam. tidak ada yang tahu, tetapi amat terasa perihnya. - Paper Cuts, 2021
Afirmasi | ✓ by Crowdstroia
Crowdstroia
  • WpView
    Reads 1,905,998
  • WpVote
    Votes 205,676
  • WpPart
    Parts 21
[ Seri Disiden #2] Karena untuk Bara, sekadar jadi cowok baik-baik saja tidak cukup. Copyright © 2017 by Crowdstroia on Wattpad.
KLASIK √ by rinisrina
rinisrina
  • WpView
    Reads 392,034
  • WpVote
    Votes 23,589
  • WpPart
    Parts 105
❲𝗽𝗲𝗺𝗲𝗻𝗮𝗻𝗴 𝘄𝗮𝘁𝘁𝘆𝘀 2017 𝗸𝗮𝘁𝗲𝗴𝗼𝗿𝗶 𝗡𝗲𝘄𝗰𝗼𝗺𝗲𝗿𝘀❳ Aku diterpa angin malam. Telingaku kalut, tertampar suara gagak hitam. Hingga aku tak dapat bermalam. Dalam hatimu yang tentram. © copyright 2017 R I N I S R I N A Highest Rank: #10: 04/10/2017 #7: 05/10/2017 #3: 07/10/2017 #2: 16/10/2017 #1: 30/10/2017 ------------------------------------------------------
Way To You (END) by AyakaHnayaaa
AyakaHnayaaa
  • WpView
    Reads 2,172,437
  • WpVote
    Votes 172,846
  • WpPart
    Parts 49
"Apa Pa? Menikah? Papa mau ngancurin hidup Arka seberapa jauh lagi?" dan satu tamparan mendarat di pipi gue. "Jangan bodoh Arka, menikah itu hanya pekara status, tidak akan ada yang berubah, kebebasan kamu masih seperti dulu." . . . "Lo beneran dipaksa nikah? Bokap lo bener-bener gila, dia gak tahu atau memang gak mau tahu? Menikah sama lo itu artinya perempuan itu siap masuk dalam kawasan berbahaya kapan aja." "Lo gak liat muka prustasi gue sekarang? Gue bahkan hampir gila ngebayanginnya Fa, ngurusin hidup gue sendiri aja gue cukup kelimpungan, nah lo bayangin gue disuruh nikah? Gue kudu kerja ekstra kalau masih mau bertahan hidup" "Jadi apa rencana lo?" "Menolak nikah udah gak mungkin, Anindya Putri tunggal dari Hanif Grup, selidiki semua tentang dia dan kasih gue informasinya secepat yang lo bisa!"