Anindya281212
Mbyna_
___
Sebetik kata, yang tersemat dalam batin seorang hamba. Di saat lisan tak lagi mampu mengatakan, saat mata tak lagi mampu mengungkapkan, dan saat tindak tak lagi mampu membuktikan, maka,
Di sinilah seulas pesan ditulis, merangkai bait-bait dari batin yang terisak histeris, dari wajah yang tak bernyali 'tuk menampilkan senyum manis, dan diri yang memilih bersembunyi di balik tabir tipis, sang semburat raut meringis. Tentu seribu kali lebih baik dari tengadah yang menuntut deraian air mata, tangis.
Mungkin, akan ada saat Miss maybe mengungkapkan. Kabar burung selain pesakitan, yang meradang di pelupuk perasaan. Mungkin, dia adalah: Kebahagiaan. Setelah puas membisikkan janji seolah akan ada kejutan, meniupkan rona harapan, dan memberi benih keberuntungan dan pupuk kebaikan, mungkin masih ada: Kemungkinan-kemungkinan yang mungkin terwujudkan.
Tapi ingat, tak terlupakan kata wajib itu: mungkin. Yeah, itu hanya kemungkinan. Karena,
Bahagia esok masih janji, kenyataanmu hari ini sudah terjadi, dan kau sendiri telah menjadi saksi. Maka silakan deskripsikan sendiri, apa nyata dan apa itu ilusi. Silakan belajar dari harimu hari ini.
Suaramu tentu berbeda dengan suara diri, yang hingga hari ini tak mampu keluar dari delusi.
Untuk itulah, titian ini dibuat. Titian Kalbu. Berharap dapat menjembatani dua tepian yang bersebrangan.
Di sini, dipersilakan diri yang ingin ikut meniti, bergabung menapaki memori berduri, demi berlari meninggalkan kisah ironi, menyeberangi lautan duka sang nurani, hingga menjejaki jajaran lembaran baru yang siap untuk memperbaiki, dan menjadi pelajaran di titian hari nanti.
Semoga yang tertuang dapat terpatri, memperbarui sudut pandangmu akan derita dan bahagia dari kaum yang belum menemukan tepi, atau justru terjerumus di tengah titian kalbu ini.
______
Hallo, welcome to
#nubarpuisicowr
#1H1P
Happy reading, and hope you like it!
Salam^^
@Anindya281212