mauulisrna06's Reading List
4 stories
Thania [END] by trynrml_
trynrml_
  • WpView
    Reads 8,733,511
  • WpVote
    Votes 475,097
  • WpPart
    Parts 62
(Publish ulang karna Revisi) Bagaimana jadinya jika kamu harus menggantikan posisi pengantin wanita yang kabur saat hari pernikahannya? Thania, seorang wanita yang awalnya tak sengaja menolong seorang pria tua dijalan lalu pria itu membalasnya dengan memberikannya pekerjaan. Namun tak hanya pekerjaan, dirinya juga diminta untuk menikah dengan anak pertamanya Gibran karena mempelai wanitanya pergi. Ternyata tak semudah itu untuk membuat luluh hati pria tersebut. Gibran berkali-kali menyakiti hatinya, sampai-sampai ia ingin menyerah. --- Start : 9 Juni 2021 Finish : 15 Agustus 2021
My Psychopath Boss ✔ by Fadilawliet
Fadilawliet
  • WpView
    Reads 5,964,082
  • WpVote
    Votes 301,188
  • WpPart
    Parts 64
Andrew, seorang pria yang memiliki sikap dingin, misterius dan memiliki paras bak Dewa Yunani. Memiliki sifat psychopath yang mengincar gadis baru yang bekerja di Perusahaannya untuk kesenangan semata. Tapi apakah dia akan tetap melenyapkannya seperti tujuan awal? Warning ⚠️ : Mengandung bahasa kasar, umpatan, kekerasan dll. #48 in romance 130218 #42 in romance 150218 #40 in romance 250218 #21 in romance 260218 #19 in romance 140318 27/12/2017 ©RN Fadilah 2017
REYDITA [SELESAI] 💎 by arxasptr
arxasptr
  • WpView
    Reads 3,125,161
  • WpVote
    Votes 6,371
  • WpPart
    Parts 2
Wkwkwk cerita pertama gue😭😭🫶
PERFECT BAD COUPLE (TERBIT)  by DianYustyaningsih
DianYustyaningsih
  • WpView
    Reads 27,400,300
  • WpVote
    Votes 1,666,242
  • WpPart
    Parts 93
Beberapa detik tatapan mereka beradu. Athur menajamkan tatapan saat Milla terus menatap matanya. "Jangan berani tatap gue!" "Kenapa? Mata lo sakit?" Bukan mundur. Milla malah semakin maju. "Jangan lihat mata gue!" tegas Athur memalingkan wajah. "Oo jadi lo itu sakit mata? Atau mata lo ada beleknya ya? Dih jorok." "Diam!" Milla tersenyum menantang. Ia pindah posisi di depan Athur sehingga cewek itu semakin leluasa menatap mata Athur. Milla mempertajam penglihatan. Ia penasaran, memang ada apa di mata Athur. "Mata lo baik-baik aja. Gak merah tuh," ucapnya bak seorang dokter spesialis mata. Athur menunduk menatap mata Milla penuh amarah. "Minggir." Satu kata keluar penuh penekanan. Bukan Milla jika segera mundur saat ada hal yang menyenangkan. Milla malah semakin maju dan menatap mata beriris hitam pekat itu. "Jangan-jangan mata lo katarak ya. Atau malah mata lo punya virus menular jadi orang lain gak boleh lihat mata lo," ucap Milla bernada berlebihan. Sampai-sampai ia membelalakan mata, membuka mulut serta meletakkan kedua tangan di pipi. Emosi yang sejak tadi Athur kendalikan kini sudah di ujung tanduk. Baru kali ini ada orang yang berani menatap matanya. Bahkan sedekat ini. Apalagi baru kali ini kata-kata dingin Athur tidak mempan. Saat semua orang menunduk ketika Athur mengedarkan pandangan. Milla berbeda. Saat semua orang takut untuk berbicara dengan Athur. Milla berbeda. Dan saat semua orang diam ketika Athur berbicara. Milla berbeda. Tatapan Athur lurus pada mata Milla. "Gue akan buat lo nyesel berani tatap mata gue!" tegasnya bernada mengancam.