[Random]
2 stories
Waves Of LoVe by Lave_ndre
Lave_ndre
  • WpView
    Reads 1,126
  • WpVote
    Votes 139
  • WpPart
    Parts 3
Setelah palu diketuk tiga kali yang menandakan kita telah bercerai. Sebelum berpisah kau menemuiku, hanya untuk mengucapkan kata-kata "... pengkhianat!" Satu kata saja, tapi mampu menghancurkanku untuk kesekian kalinya. Dengan sorot matamu yang memancarkan kebencian, dendam dan kekecewaan semua itu kau bawa pergi tanpa penjelasan. Memangnya apa yang ku harapkan? Saat itu aku langsung sadar bahwa pernikahan ini tidak dapat dikembalikan lagi. Emilya Carol Linch
D.I.V.E.R.G.E.  by Littleimaginers
Littleimaginers
  • WpView
    Reads 257
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 7
"Aku yakin cuma kamu yang bisa mengarahkan Rara, Lan." Mengarahkan? Huh. Awalnya Arlan tak yakin akan hal tersebut, saat itu hanya tatapan sangsi yang ia berikan pada Nabila, sahabat Rara yang bersikeras memaksanya. Tapi tanpa ia sadari, ia terjebak akan ucapan itu sendiri. Tak lama pula ia terjebak pada pesona seorang Rara, sosok yang dulu sempat ia ragukan dan ia kesali. Mirisnya, disaat mereka harusnya sudah menyadari perasaan satu sama lain, Rara pergi. Dan Arlan harus rela menanggung beban rindu yang berat itu, menunggu gadis bermata birunya kembali dari Amerika. Bertahun-tahun lamanya, akhirnya Arlan dapat bertemu dengannya lagi. Tapi, tunggu. Gadis itu ternyata bukan Rara. Ya, ia bukan sosok Rara yang ia cari selama ini. Tapi alam bawah sadarnya meronta, meyakinkan diri sendiri kalau itu memang sosok gadis yang ia sempat cintai. Tapi apa benar..? Tidak, mereka jelas berbeda, sekaligus sama di sisi yang lain. Arlan tak mungkin salah mengenali gadisnya. Atau.. "Jangan biarkan rasa rindu ngebuat lo jadi ngehalu gini, Lan." Ya, mungkin Reza benar. Ia hanya terlalu rindu. Rindu yang mengambil alih akal sehatnya, hingga berdelusi bahwa gadis itu memang Rara. Arlan tertawa miris. Benarkah memang karena rindu? . //summary gaje, langsung baca aja dan klik vote+comment ya guys..// :9 //kritik saran diterima dengan lapang dada//