xensuyan
- Reads 37,333
- Votes 3,766
- Parts 32
Lin Feng tak pernah menyangka hidupnya akan berakhir tragis karena dapur meledak akibat korsleting listrik. Namun bukannya mati dengan tenang, ia justru terbangun di tubuh seekor ular yang sakit-sakitan di dunia purba penuh monster raksasa.
Beruntung, ia memperoleh sistem search engine yang memberinya berbagai pengetahuan untuk bertahan hidup. Meski berhasil hidup lebih nyaman dibanding makhluk purba lain, Lin Feng tetap merasa kesepian. Hingga suatu hari, ia menemukan telur terlantar di sebuah goa. Karena iba, ia memutuskan merawat telur itu seperti anaknya sendiri.
Ular kecil yang menetas dari telur itu tumbuh terlalu cepat. Sekarang tubuh anaknya bahkan jauh lebih besar darinya, suka melilitnya seperti bantal, dan yang paling menyakitkan, Ia terus memanggil Lin Feng dengan sebutan "Baobao" alih-alih "Baba".
"Baba," koreksi Lin Feng lelah.
"Baobao~" desis ular raksasa itu sambil pura-pura menangis dan menggosok tubuhnya.
Lin Feng hanya bisa menatap langit goa dengan mata kosong.
"Aku terlalu tua untuk semua ini..."
====
*Baobao : sayangku
*Baba: ayah
Karya ini murni karangan penulis, bila mana ada kesamaan nama, latar cerita, dan lain-lain, ini diluar kendali.
Happy Reading!