LazarusX-02
Di tengah situasi kota yang mendadak kacau akibat kerusuhan massal, Edwin, seorang pemuda dari keluarga keturunan yang selama ini hidup nyaman di lingkungan elite, mendapati dunianya runtuh dalam semalam. Terjebak di waktu dan tempat yang salah, ia disandera oleh Guntur, seorang pemimpin buruh marginal yang memanfaatkan situasi kacau tersebut untuk meluapkan dendam sosialnya.
Edwin dibawa dan disembunyikan di dalam labirin beton sebuah proyek pembangunan gedung bertingkat yang mangkrak. Di sana, ia dipaksa menanggalkan seluruh identitas lamanya sebagai "anak orang kaya". Guntur menerapkan aturan yang sangat ketat dan menekan, mengisolasi Edwin dari dunia luar, serta menjadikannya simbol kekuasaan di hadapan para pekerja proyek.
Bulan-bulan berlalu dalam tekanan mental yang berat, dikelilingi oleh lingkungan asing yang keras dan tidak bersahabat. Tanpa kepastian kapan bantuan akan datang, insting bertahan hidup Edwin mulai mengalami pergeseran emosional yang rumit. Di bawah tekanan psikologis yang konstan, batas antara kawan dan lawan perlahan mengabur di dalam benaknya.
Ketika situasi kota di luar sana akhirnya mulai kondusif dan hukum kembali berjalan, Edwin justru telah bertransformasi sepenuhnya. Di dalam kegelapan proyek bangunan yang terisolasi itu, ia menghadapi pilihan tersulit dalam hidupnya: berjuang merebut kembali kebebasan lamanya yang telah asing, atau selamanya tunduk pada realitas baru yang diciptakan oleh sang tiran.
Sebuah cerita mencekam tentang runtuhnya status sosial, tekanan psikologis yang mendalam, dan batas tipis antara kepasrahan dan cara manusia bertahan hidup di titik terendah.