psikotropika
22 stories
Paint It Red [Completed]  by wildsoul_11
wildsoul_11
  • WpView
    Reads 51,485
  • WpVote
    Votes 4,145
  • WpPart
    Parts 56
"Don't underestimate the allure of darkness. Even the purest of hearts are drawn to it."
Mirror Mirror on the Wall [TAMAT] by ThiyaRahmah
ThiyaRahmah
  • WpView
    Reads 18,910
  • WpVote
    Votes 3,152
  • WpPart
    Parts 7
Saat cinta tak bisa lagi dipersatukan, dan yang dicintai telah berubah demikian kejamnya. Ia tak pernah menyerah dan terus bersamanya. Sampai sebuah pengorbanan ia lakukan demi menunjukkan hal tersebut. Hanya agar ia dapat membuktikan, bahwa ia juga memiliki perasaan yang manusia agungkan tersebut. Sebuah another twist dari dongeng Snow White. Di mana kisah dituturkan kembali dari sudut pandang si Cermin. "Wahai Cermin di dinding, siapa wanita paling cantik di dunia ini?
Once Upon a Time (Dahulu Kala) by Dheyamela
Dheyamela
  • WpView
    Reads 4,239,121
  • WpVote
    Votes 370,154
  • WpPart
    Parts 68
[COMPLETE, TERSEDIA DI GRAMEDIA, SEBAGIAN PART SUDAH DIHAPUS]Dongeng memiliki sisi gelap, terutama bagi mereka yang tak suka akhir bahagia. Mereka membuat dongeng sendiri. Namanya Gleen Warren Rajendra. Tampan, jenius, introvert, cold, namun begitu menarik dan berkharisma--ciri-ciri terkuat seorang psikopat. Satu fakta tentang dirinya, 3 tahun lalu ia sempat menyicipi tinggal di rumah sakit jiwa. Lalu ada Angkasa Raya, ketua osis yang pintar, tampan, lemah lembut, dan ramah--senior most wanted sekolah. Ditemukan tewas bersimbah darah di toilet tepat setelah Gleen masuk sekolah di hari pertama. Gleen termasuk dalam daftar orang yang dicurigai, namun Gleen dibebaskan dari tuduhan akibat tidak ada bukti yang kuat. Ciri-ciri kematian Angkasa Raya. Mati dengan mata terjahit dan jempol kanannya juga dijahit dengan bunga gardenia putih. Kepalanya berdarah, diduga dibenturkan ke westafel toilet. Sepucuk surat ditulis pembunuh. Surat yang mengarah pada sebuah dongeng--clue sang pembunuh. Lily Cattleya Gardenia, perempuan biasa--sebenarnya luar biasa--yang dunianya jungkir balik ketika tak sengaja takdir mendekatkan dirinya dengan Gleen. Leya menaruh kecurigaan besar pada Gleen--sang pecinta dongeng. Akankah Leya berhasil mengungkap identitas sang pembunuh? 17+. Campuran antara unsur teenfict, mystery, thriller, mengandung unsur kekerasan. Jadi bijaklah sebelum membaca :) Ditulis 6 Juni '17 Selesai 19 Mei '18 Don't copy my story please Stop plagiarism, be original!! Rank 1 : 14 Februari '18
Miss Melonatte by Kabukikuwan
Kabukikuwan
  • WpView
    Reads 17,341
  • WpVote
    Votes 2,985
  • WpPart
    Parts 14
Ternyata, Google tak mampu menemukan jodoh untukku. Kalau itu pun mampu, mungkin dari dulu aku sudah memberikan calon mantu terbaik untuk Ibu dan Ayah dirumah - Ahmad Hanif Mubarak ------------------ Ini kisah sih Hanif dalam berpetualang mencari kesenangannya semasa muda. Bergaul, kegiatan non akademik dan tak lupa untuk mengasah keimanannya selama berada didunia. Tapi apa jadinya jika seorang gadis yang awalnya tak sengaja ia temukan saat ditrotoar, yang selalu ia hindari dengan alasan ingin meniti karir terlebih dahulu sebelum mencari calon menantu untuk kedua orang tuanya kini ikut serta kedalam list target kehidupannya? Dengan berwajah masam, sengit, ditambah cuacah panas di Ibu Kota, semua bercampur aduk menjadi satu. Membuat Hanif harus menerima pahitnya kenyataan saat buah tangan yang tak PERNAH ia dapati sebelumnya tengah melambai dengan kecepatan ekstra setara melebihi beberapa kilometer angin hingga sukses menepuk keras pipinya hingga memerah. "Karena apa sih, Nif?" "Ada deh" Jawabnya usil. Image buruk begitu kental untuk Hanif setelah dicap habis-habisan oleh perempuan yang ia temukan ditrotoar pada tempo hari, sampai lambat laun keduanya terjalin dengan satu ikatan yang tak terlihat namun dapat dirasakan hanya karena terbiasa. Hmm menarik. Namun tak disangka sebuah tembok besar tengah membatasi keduanya, bahkan memantau kedua pasang ini dengan baik. Dari sama-sama gengsi, mempertahankan teguhnya sampai embel-embel "nikung kawan sendiri, malu cuk" selalu terngiang-ngiang di dalam otaknya Ah bingung deh... "Awalnya sih gak perduli, tapi kok malah penasaran? Ayu tenan sih, tapi yo ojo di cekel" - Hanif -Miss Melonatte- ⚠️BangtanVelvet Shipper ⚠️Penasaran dengan JoyHope? Kuy bacak ⚠️Yang tidak suka? Mending pergi aja deh :'v jan julid ⚠️Area Lokalan
(TELAH TERBIT) Penulis yang merancang kematian tokoh utamanya. by dee_hwang
dee_hwang
  • WpView
    Reads 3,274
  • WpVote
    Votes 335
  • WpPart
    Parts 10
Ada banyak jenis kematian di dunia ini! Kecelakaan kendaraan, bencana alam, upaya buat menembak kepala atau lompat dari jembatan layang, dibunuh begal sampai dikenai hukuman mati karena mengedarkan obat - obatan terlarang. Apakah tokoh anda nanti akan meninggal tua, atau mati setelah berbini tiga? * Dalam kehidupan ini, kita berhadapan dengan pemikiran buruk-keinginan untuk berhenti, memaki, melenyapkan diri sendiri. Tidak hanya karena apa yang sudah menjadi identitas kita, tapi oleh kondisi yang melebarkan posisi dari satu nama ke nama lain. Dituankan pada kedudukan, pola pikir dan perilaku orang lain yang bikin muntab, kesialan selama menjalani lakon, pengalaman paling rendah atau ketakpuasan selama menjadi manusia, dirasakan oleh dua puluh lima tokoh utama dalam buku ini. Mereka tidak hanya bergerak dengan firasat, tapi juga penggambaran akan kita yang seringkali buta membedakan jenis - jenis prasangka. Mereka, bisa jadi adalah sebagian dari diri kita ketika menghadapi masalah-merancang atau bahkan telah menjalankan rencana tak apik, melompati fase belajar, mengorbankan tokoh - tokoh tertentu karena malas berhadapan dengan ketidaknyamanan. Buku ini sudah tersedia di marketplace dan website resmi penerbit (www.guepedia.com)
Kehidupan Setelah Mimpi by someonefromthesky
someonefromthesky
  • WpView
    Reads 2,301
  • WpVote
    Votes 196
  • WpPart
    Parts 1
Ketika seseorang mati di dalam mimpimu, ke manakah ia akan pergi? Apakah ia akan pergi ke kehidupan selanjutnya, ataukah ia akan hilang menguap bersama ingatan dan kesadaranmu?
Jodohpedia by VodcaWhiskey
VodcaWhiskey
  • WpView
    Reads 227,091
  • WpVote
    Votes 35,676
  • WpPart
    Parts 17
Jodopedia adalah rumah bercerita sekaligus kedai para lajang. Dari petang, hingga matahari melintang, banyak lajang-lajang yang berkumpul di sana. Bertukar cerita malang, mencari peluang, atau sekadar nikmati masa bujang. Ada Lajang Sayang, Lajang Malang, Lajang Jalang, Lajang Matang, sampai Lajang Kayang. Kadang, para lajang bertemu pujaan. Lalu pulang dengan senyum lapang. Tak jarang, sang mantan pun datang bertandang, tawarkan mengulang kenangan. Silakan datang ke Jodohpedia. Untuk senang-senang, atau meratapi kesendirian. Tapi..., sebentar, kamu juga lajang, kan?
Karmila by mongseptember
mongseptember
  • WpView
    Reads 283,767
  • WpVote
    Votes 28,550
  • WpPart
    Parts 22
Karmila adalah sebuah novel debut spektakuler karya Marga T yang keluar di tahun 1970-an. Berkisah tentang seorang perempuan bernama Karmila yang kehilangan seluruh hidupnya setelah dinodai oleh Feisal. Siapa sangka, meski kehilangan hidup lamanya, Karmila justru mendapat kesempatan merasakan hidup baru. Novel ini mendefinisikan kembali cinta, kasih, dan keluarga. Saya akan menuliskan kembali kisah ini, dengan pendekatan modern di tahun 2017. Karmila 20:17 adalah cerita lama yang direka ulang seiring perkembangan jaman. Seluruh ide dasar cerita murni sepenuhnya milik Marga T.
2 Itu Teman, (40-1) Itu Satu Kelas! [ON HOLD] by Cartoonize
Cartoonize
  • WpView
    Reads 195,745
  • WpVote
    Votes 17,625
  • WpPart
    Parts 10
Satu tahun di 9D, berkat kebaikan dari Yang Maha Kuasa, saya berhasil bertahan hidup. Sekolah saya sekarang merupakan salah satu SMA favorit. Takut akan bosan berada dalam lautan bocah alim - Saya berencana mentransisi teman-teman baru saya jadi bocah gila. Siapa sangka mereka semua ternyata sudah tidak waras sejak awal? [Sekuel dari 2 Itu Teman, 37 Itu Satu Kelas!]
Sampah #3: Lelehan Lilin Pertiwi by kontradiksi
kontradiksi
  • WpView
    Reads 8,824
  • WpVote
    Votes 2,019
  • WpPart
    Parts 1
"Selamat ulang tahun, Ibu!" teriak sebuah suara yang familiar. Suara itu kemudian hilang, digantikan pelukan erat. Kedua lenganku membalas dekapan anak kesayanganku. Pelukannya terasa hangat, mengingatkanku akan perjuangan ayah, Nusantara, saat mendirikan Majapahit dulu. Batavia sekarang sudah dewasa, meski masalah mengompolnya belum juga sembuh. Aku merengkuh tubuhnya yang bau dan penuh polusi, mengenali kali-kalinya yang hitam dan halaman-halamannya yang botak. Apa pun yang terjadi, aku tetap bangga dengan Batavia. Menjadi ibu kota memang berat, aku paham betul. Biar pun wajah Batavia selalu terlihat menganggumkan, badannya dipenuhi sampah. Sampah yang mungkin setinggi gedung-gedung pencakar langit yang tampak di wajah putraku itu. Tapi tak apa, Batavia. Bersabarlah. Sebentar lagi tanggung jawabmu akan dipindahkan ke Borneo. [Sekarung Sampah Untuk Indonesia #3] dipublikasi di Kompas Muda https://muda.kompas.id/2018/07/20/lelehan-lilin-pertiwi/