Aininuraisyah
Sejak bayi, Ana diadopsi oleh keluarga yang sudah lama mendambakan anak. Awalnya, ia dibesarkan dalam pelukan kasih sayang yang tulus. Namun, lama-kelamaan, kekecewaan yang tak kunjung sirna mengubah iklim rumah menjadi sangat dingin. Tanpa penjelasan nyata, kehangatan itu memudar, meninggalkan Ana dalam keheningan yang membingungkan baginya.
Terlatih menyimpan pilu sendirian, Ana mengalihkan energi pada pelajaran dan mimpi masa depan. Baginya, kekuatan dan kemandirian adalah kunci bertahan hidup.
Suatu hari, di lingkungan kampus yang asing, Ana bertemu Hamza-pria yang menyapa dengan keikhlasan. Hamza tak sekadar melihat Ana sebagai gadis pemalu, melainkan wanita yang penuh ketabahan. Bersamanya, Ana belajar rasanya didengar, dihargai, dan diterima apa adanya.
Akankah Ana akhirnya mendapat keluarga sejati yang layak disebut rumah?
Atau ketakutan kehilangan sekali lagi akan mendorongnya menjauh dari bahagia yang nyaris tergenggam?
Peluk yang Kutemukan adalah cerita tentang luka yang merayap dalam sunyi, keberanian bertahan, dan cinta yang menjadi pelabuhan pulang.