Satelitnyabumi
"Apa impian kalian saat besar nanti?" ucap seorang wanita paruh baya di depan sana. Menatap seluruh anak muridnya yang sangat antusias pada pelajarannya.
"Jadi pengusaha."
"Kerja di kantoran."
"Menjadi pilot."
"Mendapatkan beasiswa ke luar negeri agar bisa menjadi Pianis Internasional."
Sontak saja ucapan tersebut membuat seisi kelas hening. Mereka segera menatap sang empunya suara dengan tatapan bingung. Tidak lama mereka saling tertawa seakan-akan ucapannya adalah hal yang konyol.
Melihat respon semua teman-temannya yang buruk membuat dia menundukan kepalanya. Ia tidak pernah tau apa yang salah dari impiannya. Bukankah impian merupakan hak setiap manusia di muka Bumi ini? Lantas mengapa di saat ia punya mimpi, semua orang seakan tidak menyetujuinya? Di manakah letak kesalahan impiannya itu?