Lysandra____
- Reads 4,253
- Votes 509
- Parts 57
Aku tahu seperti apa diriku di mata orang lain. Seorang ibu muda yang kini sedang hamil anak kedua. Mereka melihat Lucy di pinggulku sebagai sebuah contoh bentuk kesalahan. Maksudku, pandangan apalagi yang diterima jika seseorang punya anak di usia muda sepertiku?
Well, mereka salah besar jika menganggap aku peduli. Aku sudah terlalu sibuk mengurus anak, bekerja, dan menyelesaikan tahun terakhir sekolah keperawatan untuk membiarkan tatapan menghakimi mereka menjatuhkanku.
Setidaknya sampai seseorang pindah ke rumah kosong di sebelah apartemen tempatku tinggal.
Pengamatannya yang dingin dan selalu menilai kami tidak berbeda dari orang asing lainnya. Dia bahkan tidak mengenalku, tetapi dia sudah dengan arogannya menghakimiku dengan sebelah mata.
Dia tidak berhenti memandang perutku yang buncit karena hamil muda, ketidakmampuanku mengurus Lucy, dan fakta bahwa aku tidak peduli lagi dengan penampilanku.
Selama berbulan bulan dia selalu menunjukkan sikap yang kasar. Tapi kemudian sesuatu terjadi, aku bahkan tidak yakin apa. Pria itu memutuskan bahwa aku dan Lucy layak untuk menjadi sahabatnya.
Ternyata, dia tidak terlalu jahat - oke, dia memang masih jahat. Tapi sekarang aku tahu namanya. Elijah.
Aku entah bagaimana berakhir membangun persahabatan yang tidak biasa dengan Elijah yang membuat Lucy menjadi tergantung dengan kehadirannya.
Yang terkadang tindakan kebaikannya yang aneh membuatku bingung. Elijah hanyalah temanku.
Benar kan?