Dag dig dug
6 قصص
Adiksi بقلم zheitama
zheitama
  • WpView
    قراءات 2,225
  • WpVote
    تصويتات 224
  • WpPart
    فصول 10
❝candu itu memabukkan.❞ 2018 © ZHEITAMA
Litigasi بقلم zheitama
zheitama
  • WpView
    قراءات 879
  • WpVote
    تصويتات 120
  • WpPart
    فصول 6
❝lalu, kau kira menyelesaikan masalah itu gampang?❞ 2018 © ZHEITAMA
Sampah #3: Lelehan Lilin Pertiwi بقلم kontradiksi
kontradiksi
  • WpView
    قراءات 8,907
  • WpVote
    تصويتات 2,025
  • WpPart
    فصول 1
"Selamat ulang tahun, Ibu!" teriak sebuah suara yang familiar. Suara itu kemudian hilang, digantikan pelukan erat. Kedua lenganku membalas dekapan anak kesayanganku. Pelukannya terasa hangat, mengingatkanku akan perjuangan ayah, Nusantara, saat mendirikan Majapahit dulu. Batavia sekarang sudah dewasa, meski masalah mengompolnya belum juga sembuh. Aku merengkuh tubuhnya yang bau dan penuh polusi, mengenali kali-kalinya yang hitam dan halaman-halamannya yang botak. Apa pun yang terjadi, aku tetap bangga dengan Batavia. Menjadi ibu kota memang berat, aku paham betul. Biar pun wajah Batavia selalu terlihat menganggumkan, badannya dipenuhi sampah. Sampah yang mungkin setinggi gedung-gedung pencakar langit yang tampak di wajah putraku itu. Tapi tak apa, Batavia. Bersabarlah. Sebentar lagi tanggung jawabmu akan dipindahkan ke Borneo. [Sekarung Sampah Untuk Indonesia #3] dipublikasi di Kompas Muda https://muda.kompas.id/2018/07/20/lelehan-lilin-pertiwi/
Madielief بقلم kiranada
kiranada
  • WpView
    قراءات 696,697
  • WpVote
    تصويتات 82,103
  • WpPart
    فصول 49
(Telah Tersedia di Gramedia) - Pratinjau masih tersedia Pemenang Wattys 2018 kategori "The Wild Cards" Jika putra atau putri Anda dinyatakan hilang akal, maka tidak ada lagi jalan keluar dari Rumah Sakit Jiwa Madielief. [ MISTERI - THRILLER ] © k i r a n a d a - #1 dalam psikologi (14-03-19) #1 dalam rumahsakitjiwa (14-03-19) #1 dalam pembunuhan (30-05-19) #2 dalam misteri (25-06-19) #3 dalam thriller (22-07-19)
+11 أكثر
Sampah #7: Masker Bedah بقلم kontradiksi
kontradiksi
  • WpView
    قراءات 5,009
  • WpVote
    تصويتات 1,252
  • WpPart
    فصول 1
"Jadi, saya harus bayar berapa?" Mencuri dengar itu tidak baik, bukan? Siapa tidak tahu hal itu? Tidak ada. Siapa yang peduli? Tidak ada juga. Apalagi, aku mendengar namaku disebut. Rasa penasaranku terlanjur menggebu-gebu. Bagaimana tidak? Ayahku akhirnya menelepon koleganya. "Empat puluh saja, Pak." Untung bagiku, ayah selalu memasang telepon dalam volume keras. Tidak perlu sampai berjongkok dalam gelap, jawaban di seberang sana sudah jelas terdengar. "Tapi anak saya bener bisa masuk kedokteran?" Jantungku berdegup kencang. Liar. Jawaban kolega ayah akan menentukan nasibku. Jawaban yang bisa menjadi penolakan kelima, atau sebaliknya. "Bisa. Nanti ikut tes untuk formalitas. Sisanya akan saya urus." [Sekarung Sampah Untuk Indonesia #7]
Boneka Kayu untuk Cinderella [Kumcer] [TAMAT] بقلم ThiyaRahmah
ThiyaRahmah
  • WpView
    قراءات 33,769
  • WpVote
    تصويتات 4,763
  • WpPart
    فصول 11
Aku, Kamu bersama mengarungi Imajinasi dengan Cinderella ke negeri Mirror Mirror on the Wall berada. Dari sana, kita membeli oleh-oleh Boneka Kayu yang dipahat oleh seekor Peri Sial. Lapar, kita pun mengisi perut dengan mengudap Cap Cay Dhira. Sembari ditemani lantunan kenyataan akan kisah Di Balik Lagu Lihat Kebunku. Akhirnya, malam penuh mimpi itu pun kita akhiri dengan meminum segelas Susu yang ditaburi bintang serta kenangan indah. Tak lupa, perjalanan tadi kulukiskan pada Fiksi Mini agar kekal selalu di ingatan.