djengdarti16's Reading List
7 stories
Patahan Aksara by SarahAulya
SarahAulya
  • WpView
    Reads 146,320
  • WpVote
    Votes 5,923
  • WpPart
    Parts 182
Biarlah aksara berbicara untuk saat ini sebab aku tak pandai berbicara di hadapanmu. Kini aku menuliskanmu di setiap kataku. Menuliskanmu bagai tak berujung dalam aksaraku. Aksara ini patah, mungkin juga hatiku ikut terbawa patah. Tapi tak apa asal kau bahagia. Menurutku seperti : Mengulang kata yang rapuh dan hatimu yang tak kunjung luluh. Made by me. cover by : marmutalbino. don't forget to vote! happy reading❤️
ROTASI KEHIDUPAN by stisrah6
stisrah6
  • WpView
    Reads 163,203
  • WpVote
    Votes 3,635
  • WpPart
    Parts 184
Bagaimama hidup terus maju dan berputar sampai di mana semua itu berhenti dan kembali.
Nia by erlinakristanti
erlinakristanti
  • WpView
    Reads 1,280
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 18
Aku adalah diamond. Maksudku, jenis manusia lain yang hidup di dimensi lain yang kami sebut Sidiz.
Catatan Kecil by nevadwi
nevadwi
  • WpView
    Reads 163,652
  • WpVote
    Votes 3,597
  • WpPart
    Parts 83
Hanya ungkapan dan sebuah kata-kata
Walk on Memories by pekanindonesia
pekanindonesia
  • WpView
    Reads 1,718
  • WpVote
    Votes 191
  • WpPart
    Parts 31
Berisi kumpulan Prosa karya anggota Penulis Karya Nusantara yang bertemakan True Story. Cerita yang dipublikasikan sudah mendapatkan persetujuan dari semua anggota. ©2019, Penulis Karya Nusantara
Senandung Lara_kolab with Faeeza Suwito (hiatus)  by YunOliviaZahra
YunOliviaZahra
  • WpView
    Reads 86,244
  • WpVote
    Votes 8,882
  • WpPart
    Parts 23
Lara gadis penderita low vision dipertemukan dengan Biantara, seorang photograper, musisi, juga pengusaha, namun juga seorang badboy. Waktu yang tidak menguntungkan penyebab keduanya bertemu. Sejak peristiwa itu Bian merasa Lara adalah nasib sialnya. #1 kesendirian #1 cinta beda
Prosa Hati. by nuyytella
nuyytella
  • WpView
    Reads 15,051
  • WpVote
    Votes 491
  • WpPart
    Parts 65
Ini rasaku. Ini keluhku. Ini bahagiaku. Walau didominasi kesedihan. Percayalah, karena mengungkapkan bahagiaku denganmu tak semudah menulis masa lalu buruk ku. Ku bahagia, apapun peristiwanya. Sedih pasti datang, tapi di masa depan. Sedih ku akan menjadi suatu sejarah berkesan bagiku. Entah aku saja atau kita. Semua rasa ada disini. Menyatu menjadi satu layaknya koloid yang stabil. Tanpa disembunyikan dan mengendap layaknya peristiwa koagulasi. Wahai prosa... Sampaikan perasaanku kepadanya... -Alya