DinaWidyasari4's Reading List
2 stories
Brilian (Selesai) by farizamuzhaffara
farizamuzhaffara
  • WpView
    Reads 463,481
  • WpVote
    Votes 17,587
  • WpPart
    Parts 47
[mohon maaf jika ada kesalahan dan ketidak nyamanan, cerita ini ditulis hanya dengan ketidak sengajaan, dengan pengetahuan yang masih minim] Brilian Argantara sosoknya yang dingin dan di kenal dengan tatapan tajamnya. Ia juga merupakan most wanted yang banyak di kagumi oleh kau hawa karena ketampanannya. Salah satunya yaitu, Vrenny Delicia, yang sangat kekeuh untuk mendapatkan cinta Brilian. "Bri, tungguin dong aku kan juga mau bareng kamu." ucap gadis tersebut sambil berlari menyusul Brilian. "Pergi gak lo dari sini, DASAR CEWEK MURAHAN."bentaknya dihadapan cewek tersebut. "Kenapa? apa gak ada kesempatan buat aku?" tanyanya sambil menunduk karena takut akan tatapan tajam brilian. "MIMPI, CEWEK MURAHAN PANTESNYA DI SAMPAH." bentak Brilian pada gadis ini. Apakah dia akan menemukan cinta sejatinya? Dan siapakah orang yang akan menjadikannya tempat pelabuhan. 23Februari2020 07Juli2020
Possessive and Psycho Boyfriend [REPOST] by ShintiaMonica4
ShintiaMonica4
  • WpView
    Reads 2,933,520
  • WpVote
    Votes 238,891
  • WpPart
    Parts 62
Follow sebelum membaca "Keluarlah, Sayang! Percuma kau bersembunyi, aku akan menemukanmu!" Febri menendang meja tempat persembunyian Vani dengan kuat hingga membuat meja itu jatuh memporak porandakan hati Vani yang bergemuruh. "Ketemu juga." Vani menjerit kesakitan kala Febri mencengkram bahunya dengan kuat. Rasanya bahu itu hampir copot. Ia memberontak tapi tak mampu membuat cengkraman Febri mengendur. "Mau kabur ke mana lagi? Kamu nggak bakal bisa kabur, because you're mine, Baby ...." Air mata Vani tumpah, ingin menjerit meminta bantuan tapi mulutnya terasa terkunci begitu rapat melihat tatapan mematikan dari Febri. "Sakit, Feb. Lepasin! Ini sakit ...." Gadis itu merintih dengan tangis kian menderas. "Oh, ternyata cengkramanku ini menyakiti gadisku yang bandel. Baiklah karena aku menyayangimu aku akan melepasnya, tapi pilih dulu hadiahmu, Sayang! Pisau atau silet?" Rasanya Vani ingin mati saja. Pilihan yang laki-laki itu berikan tidak ada baiknya. Keduanya sama-sama begitu menyakitkan. Vani tak tahu harus memilih yang mana. "Feb ... aku mohon, aku minta maaf." "Aku terima maafmu, tapi jawab dulu. Kamu mau hadiah menggunakan pisau atau silet?" Published 3 September 2020 - 14 April 2021 Part masih lengkap