Ya_Syarief
Bulan telah berlayar di angkasa. Kami masih dalam sapaan yang sedikit kaku itu. kami melanjutkan dalam ruang rapat untuk mempersiapkan segala hal kebutuhan di lokasi longsor. Semuanya masih tampak malu-malu untuk memperlihatkan tingkah candanya. Namun, aku masih merencakan sesuatu. Tidak jauh dari sebuaah percakapan. Dia adalah sebuah kata yang disebut dialektika. Sebab dengan dialektika kita bisa mengenal satu sama lain. Bukan dengan konsep pendidikan busuk itu. Yang sengaja membungkam nalar kritis. Sehingga antara yang pengajar dan yang diajar tak punya titik temu.