kinkaaa
- Reads 21,193
- Votes 2,553
- Parts 11
"Bekas luka di dahi kamu itu udah jelas menunjukkan sesuatu."
"Yaitu?"
Ia menyunggingkan bibirnya puas, kemudian mengangkat telunjuknya tepat di bekas luka yang selalu kututupi dengan poni itu.
"Kamu udah kutandain dari dulu."