yumna_chan
"Kau sangat mirip dengannya saat dia remaja. Wajahnya cantik dan sangat mempesona. Tak heran jika ayahmu tergila-gila dengan ibumu yang sudah mati itu. Sayang dia tidak bisa menemani gadisnya tumbuh dewasa." Tangan kasar wanita itu mengusap lembut pipinya.
Plak!
Aku menyingkirkan tangannya dari pipiku. Aku merasakan hawa dingin saat tangan wanita itu menyentuh pipiku. Rasa mual hebat dan aura membunuh yang sangat kuat. Rasa akan kematian.
"Siapa kau!" Suaraku sedikit meninggi saat pertama bertemu dengannya.
"Aku adalah... " Wanita itu tersenyum lebar