sucysofianahidayat
Apa aku terlalu egois yang terus merindu dan inginnya tuk selalu bertemu?
Baiklah aku mengaku sungguh, rindu melirih dengan risih dan menjadi-jadi. Bila hanya itu, aku rasa tak apa. Tapi kali ini ialah luka, yang membutuh penyembuh sang tuan dengan bertemu.
Sore itu, kita masih menikmati senja. Selalu saja terngiang dalam pikir tentang kita yang berdua. Tidak terasa setahunpun berlalu, aku masih saja merindu padamu dan senja yang dulu.