dwimaulidiyah
- Reads 193
- Votes 35
- Parts 11
Dara berdiri bermaksud meninggalkan kantin, namun tangannya di tahan oleh satria.
"Asek babang tia agresif sama cewek." Celetuk denar.
"Bisik lo nar!" Segah samudra.
"Apaan sih ta? Gue mau balik ini ntar gue di telfon lagi." Kata dara kesal.
"Di jemput eza ra?" Tanya fakhri.
"Iya! Nyebelin banget sih! Gue putusin juga kalo dia pacar gue!" Jawab dara kesal.
Seketika satria melepaskan tangannya dari pergelangan tangan dara, dadanya sekali lagi ada yang aneh. Seperti di tusuk oleh sesuatu yang tajam.
"Eh btw ngapa lo narik tangan gue tadi?" Tanya dara pada satria.
"Gak, gue iseng aja." Jawab satria ngasal.
Sebenarnya ia ingin mengantar dara pulang, namun ternyata dia ingin di jemput oleh seorang laki-laki yang mungkin pacarnya.
"Bohong itu!" Teriak dani.
"Babang tia pasti mau nganter dara pulang kan?" Kata denar.
"Sepertinya ada yang lagi jatuh cinta nih." Sindir fakhri.
Satria dia sebenarnya sangat malu, namun wajahnya tetap tenang. Berbeda dengan dara dia cuman terkekeh mendengar ocehan sahabatnya.
"Brisik lo semua! Gue cuman iseng aja gak ada yang percaya gitu?" Tanya satria.
"Gak lah!" Ucap mereka serentak kecuali dara.
"Gue sih percaya ta. Hmm... Dan jangan sampe lo beneran jatuh cinta sama gue ta. Karena kita sahabatan, dan kalo persahaban di dasari dengan cinta maka semuanya akan berantakan." Ujar dara.
Ganre:
~Persahabatan
~Cinta
~Badboy
~Drama
~Action
~Romantis
~Sekolah.
[Jangan lupa meninggalkan jejak sesudah membaca😂]