Qihara062
- Reads 1,179
- Votes 212
- Parts 12
Akibat nilai ujian matematika yang anjlok dan kebiasaan melamun yang parah, Zheng Ziyu "dibuang" oleh ibunya dari hiruk-pikuk Beijing ke rumah kakeknya di sebuah desa terpencil yang tenang. Namun, ketenangan yang Ziyu harapkan langsung sirna saat ia disambut oleh Tian, sahabat masa kecilnya yang punya energi berlebih dan suara yang bisa terdengar sampai ujung sawah.
Ziyu adalah remaja yang mengekspresikan dunianya lewat goresan pensil. Ia memiliki satu buku sketsa rahasia yang sangat tebal, di mana setiap halamannya adalah "surat cinta" visual yang tak pernah tersampaikan. Objek utamanya? Tentu saja Tian.
Di sisi lain, Tian adalah pemuda desa yang ceria, protektif, dan hanya bersikap manis kepada Ziyu. Masalahnya hanya satu: Tian sangat tidak peka. Baginya, merangkul Ziyu, menggandeng tangannya di kegelapan, hingga tidur di kasur yang sama adalah hal "biasa" yang dilakukan sahabat.
Sepanjang musim panas yang panas dan lembap, Ziyu harus berjuang menjaga rahasia di dalam buku sketsanya, sementara Tian terus-menerus menariknya keluar dari zona nyaman-tanpa sadar bahwa setiap tindakan kecilnya membuat jantung Ziyu bekerja lebih keras daripada rumus aljabar mana pun.
> "Bagiku, kamu adalah pemandangan paling indah yang pernah aku gambar. Bagimu, aku hanyalah teman masa kecil yang butuh ditemani memancing."