Wulanpml reading list
5 stories
Jungkir Balik Semesta Rinai by Rasdianaisyah
Rasdianaisyah
  • WpView
    Reads 1,157,408
  • WpVote
    Votes 99,279
  • WpPart
    Parts 28
Warning!!! Bacalah saat benar-benar luang. Cerita ini hanya fiksi. Wiratmadja Series #2 Nama gue Rinai Rainia. Biasa dipanggil Rinai. Tapi gue lebih suka memperkenalkan diri sebagai Rain. Hujan. Karena menurut gue, itu lebih keren. Kedengeran kayak nama bule. Gue suka makan, suka tidur, suka nulis, dan suka ... Angkasa. Gue benci cicak, benci bencong, benci Bapak, dan ... benci Semesta. Yeah ... naasnya, gue terjebak prenjon bertahun-tahun sama sahabat seorok. Cuma, yang diprenjonin malah nggak peka dan nganggep gue kayak sahabat cowoknya. Padahal, meski dada dan bokong gue rata, gue masih masih mahluk hidup dengan kromosom X yang bisa melahirkan bayi-bayi lucu. Kalau pun nanti ASI gue nggak ada, masih ada susu formula yang bisa dikonsumsi, kan? Note: direvisi sedikit dari versi buku/sebelumnya (ada beberapa yang dikurangi dan ditambah) Pamekasan, 29 Desember 2017
Zo Untuk Zia  by AyanamiAkari
AyanamiAkari
  • WpView
    Reads 5,314,722
  • WpVote
    Votes 94,995
  • WpPart
    Parts 8
"Kalau Abang sukanya Kak Bela, Zia bisa apa? Tapi kalau Zia yang jodohnya Abang, Pacarnya Abang bisa apa?" Sejak ia kecil, ia sudah mengenal Kenzo. Sosok pemuda berusia tiga tahun diatasnya, yang ia anggap sebagai seorang kakak meskipun pemuda itu berkali kali membentak dan mengusirnya. Kenzia, dengan sifat keras kepalanya tetap menyayangi Kenzo dengan sepenuh hati hingga tiba saat usianya menginjak 16 tahun, untuk yang pertama kalinya ia merasakan perasaan tertarik akan lawan jenis, dan itu adalah Kenzo. "Gimana kalau ternyata gua udah mulai sayang sama lo?" Ia merupakan anak tunggal, tidak punya dan tidak mau mempunyai seorang adik. Tapi sosok Kenzia, yang selalu ia hindari bahkan sejak usianya 5 tahun, selalu saja mengganggunya bahkan hampir setiap hari, dan itu terjadi hingga kini usianya 19 tahun. Perasaan itu nyata, kala Benci itu perlahan berubah menjadi Cinta, mengenyahkan rasa gengsi dan Egonya. ● Karya ini di lindungi UU No. 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta •Hati-hati dengan tindakan Penjiplakan karena bisa dikenakan sanksi satu tahun penjara dan Denda 5 Milyar Rupiah• Start 15/12/19 - End 26/08/20 ©ElisyaIcha
Status: It's Complicated by MWidyani
MWidyani
  • WpView
    Reads 621,789
  • WpVote
    Votes 71,572
  • WpPart
    Parts 40
Sepuluh tahun yang lalu Tama menikah. Bersamaan dengan itu mamanya memberi kabar ingin mengadopsi seorang anak karena kesepian ditinggal suami dan Tama yang menikah. Tama setuju. Beberapa tahun berselang, siapa yang menyangka Tama begitu cepat ditinggalkan oleh istrinya? Ia bersedih dan menutup dirinya. Mamanya akhirnya meminta Tama pulang. Dengan harapan Tama tak akan kesepian lagi. Lagi, Tama setuju. Setelah itu, berulang kali mamanya berusaha menjodohkannya dengan wanita pilihan. Meski selalu gagal, Tama tetap menurut untuk mengikuti tiap perjodohan demi perjodohan. Tama percaya mamanya melakukan itu dengan niatan baik. Maka dari itu, sekali lagi Tama setuju. Lantas, ketika mamanya meminta Tama untuk menikahi Litahayu, seorang pustakawan cantik yang masih muda sepuluh tahun dari Tama, apakah Tama juga setuju? Meski gadis itu adalah adik angkatnya sendiri...
My Kpopers (Sudah Terbit) by diniaaptr
diniaaptr
  • WpView
    Reads 1,651,286
  • WpVote
    Votes 83,889
  • WpPart
    Parts 49
"Pakai atau saya akan mengkhitbahmu?" -Afka Aura atau bisa disebut Rara si penggila Oppa-oppa. Pecicilan, bawel, dan keras kepala. Kegiatannya saat dirumah hanya menonton Drakor dan menstalking para Oppanya. Suatu ketika ia dikhitbah, gara-gara hal sepele menurutnya. Namun tidak dengan Afka. Afka adalah pria yang tegas, super religi, dan cuek. Ia mengkhitbah anak SMA, teman adiknya sendiri.
SOUTHERN ECLIPSE by asabelliaa
asabelliaa
  • WpView
    Reads 2,643,948
  • WpVote
    Votes 266,261
  • WpPart
    Parts 37
"Lun, akan saya ceritakan padamu tentang sebuah kisah." "Tentang apa?" "Tentang Bulan dan Matahari yang tak ingin terpisah." "Nggak minat. Nggak suka endingnya." "Memangnya apa?" "Sesuai dengan puisi yang kamu tulis, kan? Pada akhirnya, semesta hanya mempertemukan keduanya lewat gerhana. Tapi, tak membiarkan mereka bersatu selamanya." "Itu bukan akhir yang sebenarnya.Ada lanjutannya." "Jadi, akhir yang sebenarnya seperti apa?" "Bulan dan Matahari memberontak, mereka tetap ingin bersatu. Melawan semesta dan seluruh aturannya." "Serius?" "Iya, tapi..." "Tapi, kenapa?" "Bulan dan Matahari harus menerima konsekuensi dari melawan takdir mereka." "Konsekuensi seperti apa?" "Kita akan segera mengetahuinya."