handayaninurpi
"Kai, lihat aku dan tatap mataku," kata Ryoda menatap Kai yang masih menundukkan wajahnya.
Kai ragu-ragu mendongakkan kepalanya, Dirinya merasa malu menatap Ryoda yang sedari tadi terus memandangi wajahnya.
Mata mereka saling bertemu, luapan rasa cinta bersinar dalam tatapan mata keduanya.
"Jangan pernah menghindari tatapan dariku. Dirimu tidak perlu merasa malu saat bertatapan denganku. Kau tau, wajahmu begitu cantik lebih dari cantiknya dunia ini. Matamu pun indah lebih indah dari kerlipan bintang di langit ini, bagiku dirimu adalah yang paling sempurna di dunia ini," ujar Ryoda penuh ketulusan.
Wajah Kai merona seperti tomat matang, Dirinya merasa sangat malu sekaligus bahagia mendengar ketulusan hati dari Ryoda. Senyum di bibirnya terus mengembang indah seperti bunga mekar yang tak akan pernah layu.
"Banyak hal indah di dunia ini, namun bertemu denganmu adalah hal yang paling indah bagiku. Aku akan terus menjaga dan melindungi dirimu sebesar rasa cintaku terhadap dirimu. Kai aku mencintaimu, aku sangat mencintaimu," lanjut Ryoda, memeluk Kai erat.
Kai membalas pelukan dari Ryoda, Dirinya sungguh sangat merasa senang dan bersyukur atas kebahagiaan yang diberikan Tuhan pada Dirinya saat ini.
"Aku pun juga mencintai Dirimu. Ryoda i love you."[]