mutiarrn's Reading List
2 stories
Dear Heart, Why Him?[Completed] by beliawritingmarathon
beliawritingmarathon
  • WpView
    Reads 18,825,286
  • WpVote
    Votes 1,036,324
  • WpPart
    Parts 54
Dear Heart, Why Him? "Ketika benci mengundang cinta" a story by Haula S "Pelajaran yang Bela dapatkan saat mencintai Dalvin adalah jangan mengharapkan sesuatu yang indah saat jatuh cinta, tapi sibuklah mempersiapkan hatimu untuk menghadapi seribu satu hal yang menyakitkan." Benar kata orang, benci dan cinta itu beda tipis bahkan hampir sama. Awalnya Bela benci Dalvin yang mengambil tempat parkirnya, dulu Bela benci Dalvin yang selalu membuatnya kesal, Bela juga benci Dalvin karena tatapan tanpa ekspresinya. Tapi semesta membuat dunia Bela jungkir balik. Sekarang Bela cinta Dalvin, Bela sayang Dalvin, Bela menginginkan Dalvin. Tapi permasalahannya adalah; apakah Dalvin mencintai Bela juga? Apa Dalvin menyayangi Bela? 1 nov 2016 #70 in teenfiction 3 nov 2016 #49 in teenfiction 8 nov 2016 #40 in teenfiction 9 nov 2016 #30 in teenfiction 11 Nov 2016 #12 in teenfiction 02 Des 2016 #11 in teenfiction 05 Des 2016 #09 in teenfiction 05 Des 2016 #07 in teenfiction 12 Jan 2017 #03 in teenfiction 26 Jan 2017 #02 in teenfiction 28 Jan 2017 #01 in teenfiction 22 Feb 2017 #01 in teenfiction
BarraKilla by novaadhita
novaadhita
  • WpView
    Reads 14,218,034
  • WpVote
    Votes 1,062,865
  • WpPart
    Parts 64
LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!