uchikmuzammila40's Reading List
5 stories
Mahar Cinta Nayla (Selesai)  by indahnursf
indahnursf
  • WpView
    Reads 143,076
  • WpVote
    Votes 2,706
  • WpPart
    Parts 7
(Proses Revisi dan akan terbit) Pernikahan yang sakinah mawaddah wa rohmah adalah pernikahan sejati yang di mimpikan oleh seluruh wanita. Memiliki rumah tangga yang rukun bahagia dalam balutan cinta karena-Nya, dan ridho atas Izin-Nya. Tetapi, yang di dapatkan malah perjodohan yang tak diinginkan. Apa jadinya jika pernikahan itu dilandaskan karena harta, takhta, dan rupa? Apakah akan tetap menjadi pernikahan yang sakinah? "Sampai kapan pun aku tidak akan menikah dengan lelaki yang tidak memiliki iman dalam hatinya!" Nayla Malika Albert. Sertakan sumber jika ingin mengutip tulisan sederhana ini. -Allah Maha Melihat- ©Indahnursf
Cinta Dalam Do'a {SELESAI} by indahnursf
indahnursf
  • WpView
    Reads 319,688
  • WpVote
    Votes 3,387
  • WpPart
    Parts 9
(Belum Revisi) Sebagian part dihapus, karena sudah ending. "Barang siapa memberi karena ALLAH, menolak karena ALLAH, mencintai karena ALLAH, membenci karena ALLAH, dan menikah karena ALLAH, maka sempurnalah imannya." (HR. Abu Dawud) "Aku mencintaimu karena agama yang ada padamu. Jika kau hilangkan agama dalam dirimu, maka hilanglah pula cintaku padamu." {Imam Nawawi} Kembali di pertemukan dengan Alif, membuat Fatimah sangat bersyukur. Alif adalah lelaki yang ia cintai dalam diam sejak dulu. Namun, cinta dalam diam Fatimah selama bertahun-tahun kepada Alif harus hancur seketika, saat Fatimah melihat Alif mengucapkan kata 'khitbah' kepada adiknya, Aisyah, yang di vonis sakit leukimia. "Saya ingin meng-Khitbah anak Ibu." Satu kalimat yang membuat sekujur tubuh Fatimah membeku. Fatimah harus siap melupakan Alif. Bagaimanapun juga, Alif bukanlah lelaki yang di takdirkan untuk menjadi imamnya. Di saat yang sama, orang yang ada di masa lalu kembali hadir di dalam kehidupan Fatimah. Muhammad Habib Al-Ali Ibrahim, sahabat waktu kecil yang Fatimah rindukan. Ali yang mencintai Fatimah sejak mereka kecil harus menerima sebuah kenyataan, bahwa orang yang dia cintai mencintai orang lain. Sesakit inikah menyimpan rasa sendirian? Terkadang takdir menyakiti kita, dan membuat kita seakan tidak berdaya. Tetapi percayalah, pelangi akan datang setelah turunnya hujan. "Saat aku menyebut namamu dalam do'aku, memohon agar kelak Allah mempersatukan kita. Namun, jika suatu saat Allah tidak mempersatukan kita, aku harus berusaha ikhlas. Mungkin kita hanya ditakdirkan untuk bertemu, namun tidak untuk bersatu. Sebab, tidak hanya aku yang menyebut namamu dalam do'a, ikhlas adalah cara terbaik mencintai karena Allah." -Fatimah Az-Zahra- -Utamakan Sholat Dan Membaca Al-Qur'an Dalam Segala Hal- ⛔Di Larang copy paste⛔ Allah Maha Melihat. Rabu, 28-Maret-2018 // 10 Rajab.
JODOH (Terbit) by indahnursf
indahnursf
  • WpView
    Reads 47,667
  • WpVote
    Votes 3,232
  • WpPart
    Parts 17
Sebagian part di hapus. (Terbit: Self Publishing) Silakan DM untuk pemesanan atau wa ke: 08998179253 Bagaimana perasaanmu jika lelaki alim yang kamu kagumi dalam diam, tiba-tiba meng-khitbahmu? Menerimanya? Ya, pasti itu yang kamu lakukan. Tapi tidak untuk Kamila Zainatta Akbar. Saat dirimu bahagia karena do'amu terkabul, di saat yang sama ada lelaki yang juga meng-khitbahmu. Lelaki bermuka datar itu adalah anak dari ibu angkatmu. Bagaimanakah perasaanmu, memilih di antara dua pilihan yang menyulitkan. Ya, itulah yang dirasakan oleh Kamila, setelah ia istikharahkan dan dalam kegalauan, akhirnya Kamila memberikan jawabannya, dan tanpa di duga Kamila memilih untuk menerima khitbah dari anak ibu angkatnya. Bagaimana dengan lelaki yang dia kagumi dalam diam tersebut? Mengapa dengan mudahnya Kamila Zainatta Akbar melepas berlian yang sudah ada di genggamannya. Ikuti kisahnya🌹 Indahnursf -Dilarang PLAGIAT Allah Maha Melihat-
Madani (END) by indahnursf
indahnursf
  • WpView
    Reads 227,658
  • WpVote
    Votes 23,452
  • WpPart
    Parts 38
Namanya Alissa Zunaira Madani. Perempuan berusia dua puluh tahun yang baru ingin memulai langkahnya dengan menulis. Karya pertama telah rilis dan berhasil di terima oleh khalayak. Hari di mana karya itu terbit, di sana kisah Madani di mulai. "Apa pun yang kamu inginkan akan saya berikan jika kamu mau menerima tawaran ini." Awalnya Madani menolak, namun karena mengingat Ayahnya yang masih membutuhkan banyak biaya untuk pengobatan di rumah sakit, akhirnya Madani menyetujui tawaran itu. Selama tiga puluh hari Madani banyak menemukan hal baru. "Saya terima tawaran anda asalkan anda mau membayar semua biaya pengobatan ayah saya di rumah sakit," balas Madani setelah dua hari email itu masuk ke akunnya. 🌼🌼 Palembang, 2 Mei 2020 (mulai) Palembang, 18 Agustus 2020 (Selesai)
Rania (Lantunan Cinta di Sepertiga Malam) by viveramia
viveramia
  • WpView
    Reads 76,845
  • WpVote
    Votes 6,201
  • WpPart
    Parts 12
Perempuan berkerudung panjang itu sadar betul belum waktunya rasa itu hadir. Tetapi ia tidak kuasa mencegah. Bagai virus yang menyebar melalui aliran darah. Nama Laki-laki itu terukir jelas, bukan hanya di pikiran, tapi juga hatinya. Semua hanya dapat ia adukan kepada Sang Pemilik Cinta. Rasa ini begitu kuat tertancap. Meyiksanya dengan sangat. Hanya sedan pada sujud panjang di sepertiga malam yang menjadi penawar. "Ya Rabb, hati ini begitu sempit untuk menampung banyak cinta. Hanya cinta kepada-Mu yang menyelamatkan," lirihnya. "Tapi hamba begitu lemah, tidak kuat menahan rindu yang menggebu. Bila dia bukan untukku, jauhkan sejauh-jauhnya. Tetapi ... bila dia jodohku, dekatkanlah ya Allah. Dekatkanlah." *** Laki-laki tegas itu pernah berjanji kepada diri sendiri untuk menjauhi sosok perempuan yang sudah mencuri perhatian ketika pertama mata memandang. Tausiahnya kepada sesama ikhwan kala itu, "Pandangan merupakan anak panah beracun dari anak-anak panah iblis. Maka barang siapa yang menahan pandangannya dari kecantikan seorang wanita karena Allah, niscaya Allah akan mewariskan rasa manis dalam hatinya sampai hari pertemuan dengan-Nya." Semuanya berbalik. Kini hatinya terpaut dan tidak mampu lepas. Setiap pertemuan selalu dinanti. Mendengar suaranya laksana ainul mardhiah, bidadari surga. Ketika tersadar bermaksiat, rasa yang tinggal susah pergi. Aktivitas padat tidak mampu mengalihkan. Hanya Tahajud pada malam panjang menjadi remedi. Berharap Allah menyapanya ketika turun ke langit dunia, mengabulkan doa. "Ya Allah, penggenggam hati manusia, Engkau Maha Tahu, betapa hamba berusaha melepaskan diri dari bermaksiat kepada-Mu. Tapi iman goyah. Kuatkanlah, ya Rabb, kuatkanlah," bisiknya. "Ambil rasa ini dari hatiku, cabut sampai ke akarnya hingga tidak bersisa." *** Apakah benar hati bisa melupakan begitu saja? Akankah masing-masing mendapatkan apa yang diinginkan? Ketika hati ikhlas dan berserah, pilihan-Nya menjadi yang terbaik. *** 2 Februari 2019