nabilafief's Reading List
31 stories
RED CITY : ISOLATION by MilenaReds
MilenaReds
  • WpView
    Reads 1,530,089
  • WpVote
    Votes 200,830
  • WpPart
    Parts 54
Rasa-rasanya, diriku sudah mengalami hal-hal buruk yang umum menimpa manusia yang masih hidup di bumi. Kehilangan orang tua di usia muda? Sudah kualami. Hidup sendiri dan bermusuhan dengan kakak kandung sendiri? Sedang kualami. Aku tahu keadaan buruk masih bisa lebih buruk lagi. Tapi mana menyangka, hal buruk yang terjadi selanjutnya adalah manusia di serang sebuah wabah mematikan yang merubah seseorang menjadi kanibal. Wabah Zombie. Tak di sangka saat kekacauan ini juga, kakakku dengan penuh penyesalan berniat kembali. Berpacu dengan kecepatan penyebaran infeksi virus, kakakku mengirimkan tim bantuan militer untuk menarikku dan teman-temanku keluar utuh dari kekacauan ini. Namaku Lucy, aku adalah salah satu penyintas hidup di Jakarta, yang sekarang ditandai sebagai Red City, atau Kota Zombie. Hanya satu tujuanku, secepatnya keluar dari kota terkutuk ini dan bertemu kembali dengan kakakku. . . If you're going through hell, keep going. Berulang peringkat 1 #Fiksi Ilmiah #Laga #Petualangan #Horor #Zombie
Pluto & Saturnusnya by Plutopa
Plutopa
  • WpView
    Reads 22,337
  • WpVote
    Votes 2,594
  • WpPart
    Parts 8
"Mencintaimu adalah hal terhebat dalam hidup saya. Tapi mencintai tidak selalu harus mengenal kata 'Mengungkapan' bukan? Saturnus, aku menunggumu di dimensi berikutnya" - Pluto "Tidak akan ada yang lebih hebat kecuali menjadi Saturnusnya. Pluto, sampai jumpa lagi di dimensi berikutnya" - Saturnus
APHELION by pinkan_nd
pinkan_nd
  • WpView
    Reads 13,747
  • WpVote
    Votes 1,018
  • WpPart
    Parts 13
*Aphelion; Titik garis edar terjauh dari matahari yang dicapai oleh suatu benda angkasa. Tentang Bumi dan Neptunus yang diam-diam mengagumi satu sama lain. Meski tahu bahwa mereka tak ditakdirkan berada pada lintasan yang sama. Dan sekeras apapun ia berusaha, bagi Bumi, Neptunus akan selamanya berada di garis batas yang tak bisa ia gapai, sebagai planet biru nan dingin yang paling jauh dari kehangatan Matahari.
Sains Angkasa by EkaFebi_Malfoy27
EkaFebi_Malfoy27
  • WpView
    Reads 70,388
  • WpVote
    Votes 3,222
  • WpPart
    Parts 35
Kamu suka sama tata surya atau benda langit lainnya? Tertarik juga dengan ilmu Astronomi? Atau tertarik untuk mempelajarinya? Ini nih tempat yang cocok buat kamu baca :) Langsung cekidot aja deh 😄 sumber : wikipedia, dll Copyright©EkaFebi_Malfoy27, 2017 Start : 2 Januari 2017 Finish : ?
Rasi Bintang (Hati) by bundagajah
bundagajah
  • WpView
    Reads 84,170
  • WpVote
    Votes 4,266
  • WpPart
    Parts 34
Sayangnya aku bukan Spica ataupun Sirius yang paling bersinar mengorbit inti galaksi, tak ada yang bisa dilakukan Matahari untuk menggapai Aldebaran
Cerita Tanpa Judul by saturnesss
saturnesss
  • WpView
    Reads 13,386
  • WpVote
    Votes 2,056
  • WpPart
    Parts 12
Hanya memuntahkan isi-isi pikiran yang mulai membusuk di otak.
Saudade by asriaci13
asriaci13
  • WpView
    Reads 25,116,852
  • WpVote
    Votes 1,897,223
  • WpPart
    Parts 72
cover by trooyesivan Tiba-tiba saja aku teringat akan kamu. Teringat akan semua kenangan tentang kamu. Tentang apa yang pernah kamu lakukan padaku dulu. Terima kasih karena telah memberiku kesempatan untuk dapat mengenal orang seperti apa dirimu. Pada akhirnya kamu sama dengan yang lainnya, hanya kisah yang memilih patah dan menyerah akan aku. -Kashi Rayshiva
Second Chance by saturnesss
saturnesss
  • WpView
    Reads 5,152
  • WpVote
    Votes 378
  • WpPart
    Parts 8
(Complete) Karena Awan, Hujan membawa cerita yang dititipkan langit kepadanya. Tetapi Awan juga yang menghentikan ego Hujan untuk berhenti membasahi bumi. Setelah Hujan datanglah pelangi. Tapi tanpa Hujan, Pelangi tidak akan pernah ada. Cover by me Copyright © 2016 by vanessaflyc
PERFECT BAD COUPLE (TERBIT)  by DianYustyaningsih
DianYustyaningsih
  • WpView
    Reads 27,414,838
  • WpVote
    Votes 1,666,722
  • WpPart
    Parts 93
Beberapa detik tatapan mereka beradu. Athur menajamkan tatapan saat Milla terus menatap matanya. "Jangan berani tatap gue!" "Kenapa? Mata lo sakit?" Bukan mundur. Milla malah semakin maju. "Jangan lihat mata gue!" tegas Athur memalingkan wajah. "Oo jadi lo itu sakit mata? Atau mata lo ada beleknya ya? Dih jorok." "Diam!" Milla tersenyum menantang. Ia pindah posisi di depan Athur sehingga cewek itu semakin leluasa menatap mata Athur. Milla mempertajam penglihatan. Ia penasaran, memang ada apa di mata Athur. "Mata lo baik-baik aja. Gak merah tuh," ucapnya bak seorang dokter spesialis mata. Athur menunduk menatap mata Milla penuh amarah. "Minggir." Satu kata keluar penuh penekanan. Bukan Milla jika segera mundur saat ada hal yang menyenangkan. Milla malah semakin maju dan menatap mata beriris hitam pekat itu. "Jangan-jangan mata lo katarak ya. Atau malah mata lo punya virus menular jadi orang lain gak boleh lihat mata lo," ucap Milla bernada berlebihan. Sampai-sampai ia membelalakan mata, membuka mulut serta meletakkan kedua tangan di pipi. Emosi yang sejak tadi Athur kendalikan kini sudah di ujung tanduk. Baru kali ini ada orang yang berani menatap matanya. Bahkan sedekat ini. Apalagi baru kali ini kata-kata dingin Athur tidak mempan. Saat semua orang menunduk ketika Athur mengedarkan pandangan. Milla berbeda. Saat semua orang takut untuk berbicara dengan Athur. Milla berbeda. Dan saat semua orang diam ketika Athur berbicara. Milla berbeda. Tatapan Athur lurus pada mata Milla. "Gue akan buat lo nyesel berani tatap mata gue!" tegasnya bernada mengancam.
REBELS / CHANGED 2 (sudah DITERBITKAN) by sfdlovato
sfdlovato
  • WpView
    Reads 4,846,498
  • WpVote
    Votes 248,133
  • WpPart
    Parts 88
This book is already published in 2 parts and with different title, "REBELS: A New Beginning" and "REBELS: The Last". Make a purchase of "REBELS: A New Beginning" & "REBELS: The Last" now at GRAMEDIA and the nearest bookstore. Or you can buy via online bookstore & shopee / tokopedia for the continuation of Kenya and Harry's journey. [The continuation of CHANGED - Bahasa Indonesia]. © 2015 by Rashifa Killa