naylafazh's Reading List
2 stories
Crazy Seniority [Completed] by Lea19Lea
Lea19Lea
  • WpView
    Reads 2,236,548
  • WpVote
    Votes 151,119
  • WpPart
    Parts 51
Ini tentang masa SMA. Masa SMA yang hanyalah fiktif belaka, di mana penindasan merajalela... Di mana harga diri direndahkan, ternoda dan terinjak-injak... Di mana patuh pada senior merupakan kunci utama untuk dapat bertahan dari segala macam ancaman... Di mana menentang dan melawan hanya tindakan sia-sia yang buang-buang tenaga. Namun jauh di balik itu semua, selalu ada kisah manis di masa SMA. Kisah si penguasa tampan nan arogan yang dikagumi sekaligus ditakuti banyak orang... Kisah kepopuleran yang diimpikan dan dibicarakan dalam berbagai topik obrolan... Serta kisah cinta yang selalu dapat bertahan dan bahkan disaksikan oleh mereka yang tak mampu bergerak maupun mendengar... Ruang kelas, lapangan, koridor, bahkan lorong gelap yang sempit itu pun tahu benih-benih cinta selalu tersebar pada setiap detik yang terlewat... Di masa jaya sang putih abu-abu. Highest Rank #63 in Teenfiction 9/4/2018 SOME CHAPTERS ARE PRIVATED, FOLLOW ME FIRST 😘
Undesirable Baby by bubibupeach
bubibupeach
  • WpView
    Reads 15,532,872
  • WpVote
    Votes 844,101
  • WpPart
    Parts 49
Sedikit pun tidak pernah terbayang di benak seorang Kinanthi Khairani. Keputusannya pindah kerja demi menghemat biaya hidup di Jakarta malah membuatnya tertimpa kemalangan. Hamil diluar nikah dan akhirnya harus putus kuliah. Di kota besar ini dia bukan apa-apa. Gadis itu putus asa tak tahu harus kemana. "Nggak usah pakai acara resepsi segala. Nanti kalau anak itu udah lahir, aku akan gugat cerai dia!" Ucapan Arya, pria yang sudah merusak hidupnya itu sangat menyakiti hatinya. Kinan gadis biasa yang pernah membayangkan akan menikah dengan orang yang dia cinta. Bukan dengan orang yang sejak awal sudah menggores luka. "Aku sudah siap diceraikan. Nanti suratnya dikirim aja kesini, aku bakalan langsung tanda tangan. Tapi aku mohon sama kamu, Mas. Tolong jangan tes DNA. Kasihan Ara kalau dia sampai tahu." - Kinanthi Khairani - 28 Mei 2016 -